SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Aksi mogok kerja para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu mulai diakhiri. Hal ini menandakan jika para buruh mulai melunak.
“Sambil menunggu jadwal mediasi  dari Dinas Tenaga Kerja, hari ini Selasa (4/4) kondisi lapangan sudah kembali beraktivitas normal,” kata Ketua SPKP Cepu, Agung Pudjo Susilo, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (4/4/2017).
Yang jelas, menurut dia, SPKP tetap berpedoman pada yang sudah dimediasi di Mapolres Blora pada Jum’at (31/3/2017) lalu. Yang mana telah disampaikan oleh  Kepala Dinas Tenaga Kerja, bahwa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tidak dijalankan.
“Agar tidak terjadi berlarut-larut, keadaan dilapangan hari ini kita dikondisikan untuk beraktivitas,” terang Pudjo.
Pihaknya berharap kepada Management Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina, PT Geo Cepu Indonesia (GCI) supaya dapat mengambil kebijakan yang bisa menjadi solusi terbaik.
Sehingga tenaga kerja dapat terjamin kelangsungan kerjanya. Sebaliknya apabila Management tidak tepat dalam menentukan keputusanan, tidak nenutup kemungkinan bisa menimbulkan situasi yang sama.
“Yaitu mogok kerja total seperti yang telah terjadi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia menyatakan, bahwa harapan buruh adalah permasalahan ketenagakerjaan segera selesai dan tidak berlarut-larut. Dan kedepannya bisa terbangun hubungan industrial yang harmonis. Keberlangsungan dunia usaha dan kesejahteraan buruh berjalan seimbang.
“Inilah harapan SPKP Cepu,” pungkasnya. (ams)