SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Perbaikan jalan rusak di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum ada kepastian kapan akan dilakukan. Padahal wilayah ini merupakan desa penghasil minyak dan gas bumi (migas) Lapangan Sukowati, Blok Tuban.
Dari pantauan suarabanyuurip.com, kerusakan  jalan terjadi mulai depan tapak sumur (Wel Pad) B Lapangan Sukowati ke arah ke selatan. Aspal aspal jalan mengelupas dan banyak lubang yang cukup dalam.
Ditengarai kerusakan ini disebabkan kendaraan berat yang melebihi tonase jalan yang kerap melintasi jalan tersebut. Â Â
Menurut Sekretaris Desa Ngampel, Hantoyono, ada sumber anggaran untuk perbaikan jalan tersebut. Yakni dari operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) dan Dana Desa (DD).Â
Untuk perbaikan dari JOB P-PEJ, lanjut dia, rencananya yang akan dimulai dari depan lokasi Pad B. Sedangkan dari DD sebesar Rp170 juta untuk sepanjang sekira dua kilometer.
“Tapi keduanya belum ada realisasi. Dari JOB P-PEJ katanya suruh nunggu, sementara DD juga belum ada pencairan karena kita masih proses administrasi juga,” imbuhnya.
Kerusakan jalan ini sering dikeluhkan warga setempat karena dapat membahayakan keselamatan pengendara motor. Sebab pada musim penghujan seperti ini lubang jalan tertutup genangan air.
“Kami hanya bisa menghimbau agar berhati-hati kalau melintas,” pungkas Hantoyono.(rien)