Rp 1 Miliar untuk TMMD Sumurjalak

TMMD

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban– Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo di Desa Sumurjalak, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban tahun ini menghabiskan anggaran Rp 1 miliar. Dana tersebut akan dioptimalkan untuk pembangunan fisik dan non fisik mulai tanggal 5 April sampai 4 Mei 2017.

“Ada tiga sumber dana TMMD ke-98 2017 ini,” ujar Komandan Kodim (Dandim) 0811 Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo, ketika ditemui suarabanyuurip.com, setelah upacara pembukaan di Lapangan Joko Tarub Desa Sumberagung, Plumpang yang dilalui pipa minyak Blok Cepu, Rabu (5/3/2017).

Sarwo kemudian merinci sumber dana tersebut meliputi, bantuan dari Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 150 juta, APBD Pemkab Tuban Rp 700 juta, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim sebesar Rp 150 juta. 

Untuk program fisik yang bakal dilakukan selama sebulan meliputi, pembuatan jalan panjang 1,380 meter dengan lebar 2,5 meter, Pengaspalan 650 Meter dan macadam 730 meter.

Selanjutnya untuk Tembok Panahan Tanah (TPT) sepanjang 26 meter dengan tinggi 0,80 meter, panjang 20 meter dengan tinggi 0,60 meter, panjang 11 meter dengan tinggi 1,50 meter. Pembuatan gorong-gorong sebanyak 4 unit, satu unit dengan plat beton ukuran 1,40 x 7,00 meter, satu unit dengan plat beton ukuran 1,20 meter x 4,00 meter dan dua unit Buis Beton diameter 40 cm dengan lebar 4 meter.

Baca Juga :   Polisi Hentikan Pria Berkopyah di Tuban

Selain itu juga perbaikan 4 unit Booch Beton jembatan ukuran 3,6 meter panjang 4 meter dan tebal 0,40 cm. pembuatan saluran air panjang 24 meter Lebar 0,40 meter, 2 unit Pembuatan MCK umum, dan 10 rehab rumah tidak layak huni.

Sedangkan untuk program nonfisik mencakup pengobatan massal, pelayanan KB, sosialisasi Perda, bantuan hukum, perpustakaan dan perasipan, kamtibmas, lalulintas dan narkoba. Ditambah penyuluhan pertanian dan peternakan, pembinaan agama, operasi katarak, khitanan masal, bakti sosial dan pasar murah.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menjelaskan, kegiatan TMMD ini bertujuan mendekatkan TNI dengan masyarakat secara langsung. Hal ini karena TNI lahir dari masyarakat untuk berjuang bersama rakyat.

“Sinergi ini bukan hanya menghemat anggaran saja, tapi juga merekatkan hubungan keduanya,” sambung pak de Karwo.

Melalui program setahun dua kali ini, diharapkan Kemanunggalan TNI bersama rakyat tidak hanya jargon saja. Kebersamaan lintas sektor dalam program ini akan menguatkan koordinasi antar lembaga. Begitu kedekatan masyarakat dengan para pemangku pemerintahan juga sangat kuat. 

Baca Juga :   Satpol PP Kesulitan Tertibkan Penambang Pasir Mekanik

“Dampak positifnya sangat baik untuk menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.

Bupati Tuban, Fathul Huda mengharapkan, apa yang direncanakan dalam pelaksanaan TMMD di Kabupaten Tuban bisa berjalan dengan baik dan lancar, tanpa halangan yang berarti.

“Kami berterimakasih atas dipilihnya sebagai sasaran TMMD tahun ini, semoga semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” tambahnya.

Perlu diketahui, sesuai surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tanggal 16 Januari 2017. TMMD bakal dilakukan selama tiga kali, yakni ke 98, 99 dan 100. Upaya ini untuk mempercepat pembangunan, sekaligus kesejahteraan masyarakat di Indonesia. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *