Anggap Aksi Mogok Kerja Rugikan Negara

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Buntut dari aksi mogok kerja buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berdampak kerugian bagi Kontrak Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina PT Geo Cepu Indonesia (GCI) dan negara. Meski besaran kerugian belum diketahui karena masih dalam proses pengumpulan data.

Eksternal Relation PT GCI, Yenny Hartati, mengaku, memang aksi mogok kerja buruh kemarin berdampak pada kerugian perusahaan.

“Kerugian bukan hanya dirasakan KSO PEP-GCI saja, namun juga negara,” kata Yenny, kepada suarabanyuurip.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (6/4/2017) kemarin.

Saat ditanya berapa persentase penurunan produksi GCI akibat adanya mogok kerja buruh serta dihentikannya 24 titik sumur tersebut. Yenny mengaku, masih sedang mendata dan pengumpulan secara keseluruhan.

“Jadi belum bisa kami sampaikan ke media,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, saat aksi mogok kerja, sempat terjadi penghentian operasi di 24 titik sumur di wilayah kerjanya. Namun, penghentian tersebut dilakukan oleh pegawai organik GCI, dan bukan dari buruh yang mogok kerja.(ams)

Baca Juga :   PEPC ADK Resmi Lakukan Tajak Sumur NGU-1X

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *