SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Enam orang terduga teroris yang mengendarai mobil Daihatsu Terios putih bernomor polisi (Nopol) H 9037 BZ di jalan Pantura di Desa Beji, Kecamatan Jenu dipastikan tewas tertembak saat beradu tembak dengan tim gabungan Densus 88 Surabaya, TNI, dan Polres Tuban, Jawa Timur. Semua jenazahnya kini langsung dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk identifikasi lebih lanjut.
“Seluruh penumpang yang ada di mobil tewas,” ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, saat siaran pers di Mapolres Tuban, Sabtu (8/4/2017).
Dari enam korban, hanya satu teroris yang diketahui identitasnya berdasarkan paspor yang ditemukan di dalam mobil. Pelaku tersebut adalah Satria (19), alamat Semarang. Pria yang berusia muda ini duduk di bangku depan, mengenakan jaket warna hijau dan ikut menembak petugas.
Sedangkan identitas teroris lainnya , Kapolda bakal merilisnya setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara mengungkapnya. Diharapkan rekan-rekan media memahami prosesnya.
Untuk kronologisnya berawal saat pos lantas di kawasan Jati Peteng sekitar pukul 10:00 WIB, di datangi mobil Terios putih. Anggota kepolisian mengira orang tersebut mau bertanya. Ternyata taunya dari kaca samping depan dan belakang, pelaku memoncongkan senjatanya ke arah pos.
Beruntung tidak ada korban, karena saat itu anggota berada pada posisi duduk. Ada tiga kali tembakan yang dilepaskan pelaku, karena semua petugas tiarap tidak ada peluru yang mengenai sasaran.
“Setelah tiga kali tembakan tidak kena akhirnya kendaraan melarikan diri,” jelasnya.
Waktu itu, anggota yang di pos menginformasikan ada penembakan ke Polsek Jenu dan Kasatlantas Polres. Setelah dilakukan penghadangan karena antrean panjang, akhirnya Mobil Terios balik kanan memutar di SPBU.
Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dan terduga teroris. Ketika pelaku memoncongkan senjata akhirnya petugas mundur. Petugas yang berada di pos Jati Peteng, langsung mengahadang dari arah barat.Â
“Akhirnya mobil pelaku di tepikan, dan ditemukan beberapa barang bukti di dalam mobil,” pungkasnya. (Aim)