Tim Brimob Rekonstruksi di Lokasi Baku Tembak

Brimob polda jatim

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Setelah Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin merilis aksi baku tembak yang menewaskan enam terduga teroris pada Sabtu (8/4) kemarin, pagi ini puluhan tim Brimob Polda langsung melakukan tahap rekonstruksi ulang di ladang jagung Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Upaya ini untuk mengetahui kondisi detail area dugaan terorisme yang kini menjadi isu Nasional.

“Pagi ini bukan penyisiran melainkan rekonstruksi,” ujar Kasubag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Minggu (9/4/2017).

Kali ini Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad langsung mendampingi puluhan Brimob bersenjata lengkap di lokasi kejadian. Mengetahui hal ini, masyarakat sekitar langsung memadati area seperti saat terjadi pelumpuhan terduga teroris.

Aksi enam korban yang diketahui terlibat jaringan kelompok Jamaah Anshorut Daullah (JAD) di Lamongan ini masih menimbulkan rasa was-was dan penasaran masyarakat. Seorang warga Suwalan, Kasmin (57), yang berada di lokasi membenarkan hal itu.

“Kami ingin melihat lokasi kejadian karena kemarin kita takut mendengar suara tembakan,” jelasnya.

Baca Juga :   Garam Langka, Karyawan Produsen Ikan Asin Dipangkas

Selama penyisiran terduga teroris asal Jawa Tengah tanggal 8 April 2017 kemarin, warga bertiarap karena takut terkena peluru nyasar. Pihaknya bersyukur karena tim yang di lokasi tidak menemukan hal yang mencurigakan.

Perlu diketahui, enam korban terduga teroris saat ini sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Sampai kini Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda masih proses pengumpulam data untuk mengungkap identitas korban.

Dari enam korban yang mengendarai Mobil Daihatsu Terios putih bernomor polisi (Nopol) H 9037 BZ, hanya satu yang membawa paspor atas nama Satria Aditama (19) warga Semarang. Sedangkan lainnya sengaja tidak membawa identitas apapun.

Aksi terduga teroris ini diketahui merupakan balas dendam, atas tertangkapnya dua pimpinan kelompok JAD Lamongan oleh tim Densus 88 Surabaya beberapa waktu lalu. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *