Bupati Minta Wartawan Ikut Pikirkan Kemiskinan

Bupati Tuban Fathul Huda

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Bupati Tuban, Jawa Timur, Fathul Huda secara terangan-terangan meminta wartawan untuk ikut memikirkan kondisi kemiskinan di wilayahnya. Kenaikan angka kemiskinan dari tahun 2016 ke 2017, sebesar satu persen membuat telinganya memerah.

“Tahun 2016 lalu 16 persen, dan tahun ini data Badan Pusat Statistik menyebut naik menjadi 17 persen,” ujar Bupati Fathul Huda, dalam acara silaturahim dengan jurnalis di kolam pancing Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.

Kenapa melibatkan wartawan, Bupati Huda menganggap, insting wartawan lebih peka terhadap kondisi sosial di lapangan. Apabila menemukan keluarga miskin yang belum menerima bantuan, dipersilahkan untuk melaporkan langsung atau ditulis melalui berita.

Fathul Huda menilai, jumlah kemiskinan di Bumi Wali (Sebutan lain Tuban) sangat misterius. Untuk mengecek kebenaran data BPS tersebut, bakal dilakukan validasi di setiap desa.

Mengacu data penerima Beras Sejahtera (Rastra) 2017, jumlah keluarga miskin di Tuban ada 106.814. Jumlah ini akan dicek ulang oleh masing-masing camat dan kepala desa.

Baca Juga :   Korban Laka Dari Katur Klarifikasi Penyebab Kecelakaan

“Nanti akan dilihat apakah penerima Rastra itu benar-benar miskin, atau ekonominya sudah kelas menengah,” imbuhnya.

Logikanya apabila dalam satu keluarga terdiri dua jiwa, artinya kemiskinan Tuban 16 persen. Sebaliknya jika dalam keluarga ada 4 jiwa, artinya 32 persen.

Penghitungan inilah yang perlu dijawab, untuk mengukur seberapa efektif program pengentasan kemiskinan selama ini.

Pemantauannya kantong-kantong kemiskinan masih berada di ring 1 dan 2 industri. Hal ini yang bakal disinergikan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, bagaimana langkah untuk mengurangi kemiskinan di sekitar wilayah operasinya.

“Hasil survey validasi inilah yang bakal menjadi titik awal pengentasan kemiskinan pada tahun 2018,” jelasnya.

Tak lupa bupati mengucapkan terimakasih kepada jurnalis, karena telah memberitakan kondisi riil di Tuban. Baik itu sisi positif yang dicapai Pemda, maupun kekurangan yang perlu dibenahi secara berkelanjutan.

Ketua Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban, Khoirul Huda, menghargai keluh kesah Bupati Huda dihadapan wartawan. Diharapkan semua wartawan di Bumi Wali, tetap berpegang teguh pada kode etik wartawan dan UU pers dalam menulis berita. (Aim)

Baca Juga :   Ansor Gayam Pertajam Lembaga Perekonomian

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *