SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Pamekasan – Mengawali debut pertama tandang Liga 2 Indonesia kesebelasan Persatu Tuban, Jawa Timur, dibungkam 2-1 oleh klub Persepan MU. Selama 45 menit babak pertama, kedua tim tak satupun mencetak gol ke gawang lawan.
Baik Persatu yang berjuluk Laskar Ronggolawe, maupun Persepam yang akrab disebut Laskar Sape Ngamok ini terus jual beli serangan. Beberapa kali peluang berhasil diciptakan, tapi sayang belum ada yang beruntung saat berlaga di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Sabtu (22/4/2017).
Hasilnya kedua kesebelasan harus puas dengan skor kacamata di babak pertama yang dilihat 2.651 penonton. Baru memasuki babak kedua, Pelatih Persepam-MU Rudy William Keljtes mulai melakukan perubahan strategi dengan memasukkan beberapa pemain. Hal itu dilakukan untuk merusak pertahanan Persatu yang tampil solid selama babak pertama.
Rotasi tersebut terbukti berhasil, sebab dalam hitungan menit klub kebanggan orang Madura ini berhasil memecah kebuntuan berkat gol yang dicetak Ahmad Fatoni saat laga baru berjalan 2 menit di babak kedua, yakni pada menit 47.
Unggul satu gol membuat Kapten Persepam MU, Fausan Jamal dan timnya terus tampil agresif dan gencar melakukan serangan ke area pertahanan tim Persatu. Berkat permainan cantik, giliran Dimas Galih Gumilang berhasil menggandakan keunggulan di menit 53 memanfaatkan sepak pojok dari sisi kiri pertananan Persatu. Akhirnya skor 2-0 untuk Persepam-MU.
Pelatih Persatu Tuban, Edi Sudiarto, mulai melakukan perbaikan setelah tertinggal dua gol. Perubahan yang dilakukan diantaranya, dengan menggantikan beberapa pemain, strategi tersebut berbuah hasil.
Dua menit setelah gol kedua terjadi, Persatu berhasil membobol gawang  tuan rumah. Gol perdana bagi Laskar Ronggolawe dicetak Yan Helda Ratama pada menit 55′, Persepam-MU 2-1 Persatu Tuban.
Satu gol yang diperoleh Persatu Tuban itu memacu motivasi pemain di kedua klub. Persepam-MU mati-matian ingin mempertahankan kemenangan atau menambah gol. Sedangkan klub Persatu tak ingin puas dengan satu gol, dan tidak ingin pulang dengan kekalahan.
Serangan demi serangan terus dilancarkan kedua tim, tapi hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Skor tetap bertahan 2-1 untuk keunggulan Persepam MU. (Aim)