PWI Peringati Isra’ Mi’raj Bersama Lapas

PWI Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1438 H di kantornya Jalan Basuki Rahmat Nomor 68, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Diantara kegiatan yang digelar mulai pengajian dan Khotmil Alquran 30 Juz.

“Kegiatan ini adalah usulan dari anggotanya,” ujar ketua PWI Kabupaten Tuban, Pipit Wibawanto, kepada suarabanyuurip.com ketika ditemui di kantornya, Senin (24/4/2017).

Perihal seluruh kegiatan merupakan hasil musyawarah sehingga bisa terwujud. Kerukunan dan kekompakan organisasi yang gawangnya memang selalu mengedepankan kebersamaan.

Mengaji dengan Khotmil Qur’an bareng ustad dan Lapas adalah bagian dari program sosial PWI Kabupaten Tuban. Tujuan untuk menambah semangat dan mental wartawan dalam bertugas. Tak hanya mengasah kemampuan jurnalisnya, tapi juga sisi keagamaannya harus diprioritaskan.

“Dalam momentum Isro’ Mi’roj kita  juga memberikan siraman rohani dan keagamaan kepada rekan-rekan jurnalis Tuban,” imbuh jurnalis MNC Group ini.

Bersamaan dengan itu, para Napi juga ikut mengaji, secara sosial kita ajak mereka berbaur dengan wartawan. Rencananya setiap tahun agenda religi ini bakal rutin digelar.

Baca Juga :   Voucher Tiket ‘Offline’ PlayMusic Festival-Dewa 19 Kini Bisa Diperoleh di Tiket Box Resmi

Selain itu, pengajian kali ini dimulai dengan pembacaan Muqoddimah Tartil oleh Ustad Zainul Muflihin. Ustad muda jebolan dari Ponpes Muhyiddin Surabaya itu, mulai mengimami Takhtimul Quran dengan membaca wasilah.

Pembacaan ayat suci Alquran mulai terkumandang mulai Surat Alfatihah pada Juz pertama. Menandakan Khotmil Alquran mulai terlaksana. Sebagai Mubalighin ikut serta membacakan lantunan ayat Allah, Ustad Khoirul Roziqin dari Kecamatan Jenu, Tuban.

Zainul menjelaskan, Isro’ Mi’roj ini merupakan momentum diberikannya Wahyu dari Allah kepada Nabi Muhammad. Kejadian langka ini sepatutnya menjadi bagian sejarah umat Islam.

“Dengan membaca Alquran kita berharap mendapatkan syafaatnya nanti,” terangnya.

Kegiatan kali ini terlihat khusu’ dengan alunan ayat bersilah Qiroah Nahawan. Berharap ridho dan karomah, ikut juga para wartawan Kabupaten Tuban membaur menjadi santri.

Satu ayat dibaca, hingga 30 Juz dikhatamkan. Turut menjadi santri Tahtimul Alquran, 8 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas 2, Tuban.

“Ini ada bapak-bapak dari Lapas Tuban dari wartawan juga ikut mengaji, berarti ini sama- sama berharap barokah,” pungkasnya. (aim)

Baca Juga :   Kasatreskrim Polres Bojonegoro Dalami Jaringan Tersangka Pemerasan Berkedok Wartawan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *