SuaraBanyuurip.com – Edi Supraeko
Bojonegoro – Sebanyak 40 siswa SMA Negeri Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat kesempatan belajar dan berbagi pengetahuan tentang Bahasa Inggris dengan guru khusus asal Amerika Serikat, John Lousiana, Rabu (26/4/2017).
Puluhan siswa tersebut dari berbagai kelas mulai dari kelas satu hingga kelas tiga. Kedatangan ekspatriat di sekolah mereka tak disia-siakan para siswa. Berbagai pertanyaan mereka lontarkan.
Meski dengan bahasa Inggris yang terbata-bata, beberapa siswa memberanikan diri tampil ke depan. Ada juga yang hanya sekedar ingin berfoto.
“Untuk mendatangkan native speaker ini kami bekerjasama dengan EMCL,” ujar Kepala Sekolah, Musyarofah.
Kata dia, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memberi kesempatan kepada SMAN Kalitidu untuk mengundang karyawan ekspatriat yang bekerja di Lapangan Banyu Urip.Â
Di depan para siswa, Musyarofah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada EMCL yang mau bekerjasama dengan sekolahnya. Dia menuturkan, program seperti ini bisa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para siswa.
“Saya berharap kerjasama seperti ini bisa terus berlanjut,” imbuhnya.
Aini, siswa kelas 2, mengaku sangat senang dengan adanya program ini. Menurutnya, saat bicara langsung dengan penutur asli, dia merasa bisa lebih pede dalam berbahasa Inggris. “Selama ini bahasa Inggris saya akui sulit, tapi ini menyenangkan,” ucapnya singkat.
Sementara itu perwakilan EMCL, Galih Tiara menjelaskan, program ini merupakan kegiatan sukarela dari karyawan yang ingin berbagi dengan para siswa. Selain karyawan asing, EMCL juga mendatangkan karyawan lokal yang sudah pernah bertugas di luar negeri.
“Mereka berbagi pengalaman, keceriaan, menginspirasi anak-anak agar selalu optimis dan percaya diri menatap masa depan yang sukses,” paparnya.(edi)