Sosialisasikan Program Kesehatan di Desa Pelem

Sosialisasi di pelem

SuaraBanyuurip.comEdi Supraeko

Bojonegoro – Operator proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) menggelar sosialisasi Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Akses Sanitasi di Desa Pelem, Kecamatan, Purwosari, Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (6/5/2017).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi yang di tempatkan di Balai Desa Pelem, Field Relation Superintendent PEPC, Edy Purnomo, Kepala Desa Pelem, Sudawam, perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bidan Desa, Muspika Kecamatan Purwosari, dan 102 warga masyarakat penerima manfaat.

Field Relation Superintendent PEPC, Edy Purnomo, mengatakan, sebelumnya sosialisasi seperti ini juga telah dilakukan di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, dan Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari. Program jambanisasi ini sebagai upaya mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, dalam hal penerapan sadar Open Defecation Free (ODF).

“Dari total penerima manfaat sejumlah 260, Desa Pelem mendapat 102 warga pemanfaat, selebihnya dibagi di Desa Bandungrejo, Dolokgede,dan  Kaliombo,” kata Edy Purnomo, kepada Suarabanyuurip.com.

Dia berharap bantuan yang diberikan PEPC ini setidaknya dapat meringankan beban bagi warga penerima manfaat yang berada di wilayah kerjanya. “Alhamdulillah PEPC bisa ikut berpartisipasi melalui program kesehatan ini. Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat penerima manfaat,” ucapnya.

Baca Juga :   Balai Besar Jalan Nasional Kebut Pembongkaran Jembatan

Camat Purwosari, Bayudono Margajelita, sangat mendukung dan mengapresiasi PEPC yang telah memberikan bantuan melalui program kesehatan ini. Sehingga masyarakat penerima manfaat dapat lebih mudah dalam menjaga kebersihan lingkungannya. Selain itu, program ini juga sejalan dengan program Pemkab Bojonegoro yaitu Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC). Salah satu faktor pendukungnya adalah penerapan sadar ODF.

“Kalau masyarakatnya bisa menjaga kebersihan lingkungan, maka akan lebih mudah terciptanya masyarakat yang sehat,” ungkapnya.

“Saya berharap program ini akan bisa mempercepat penerapan sadar ODF di Kecamatan Purwosari,” pungkasnya.(edi/sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *