Hasil Seri Pelatih Persatu Kecewa

Persatu tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Hasil seri 1-1 antara kesebelasan Persatu Tuban, Jawa Timur, melawan klub Martapura Fc Kalimantan Selatan, tak membuat senang pelatih Edi Sugiharto. Seharusnya Laskar Ronggolawe mampu mencetak gol lebih banyak, karena bermain langsung di laga kandang/home sendiri Stadio Lokajaya Tuban.

“Sangat disayangkan hasil seri di laga kandang kedua ini,” ujar pelatih Edi Sugiharto, dalam siaran resminya kepada suarabanyuurip.com, setelah pertandingan, Minggu (7/5/2017).

Sejak menit awal pada babak pertama, Edi mengakui anak asuhnya memiliki peluang besar untuk mencuri point lebih awal. Hanya saja terjadi salam paham antar lini. Akhirnya membuat pemain Martapura Fc, Muhammada Aidil Bogel (7) mudah melesakan si kulit bundar ke jaring Persatu pada menit ke tujuh.

Pantauan di lapangan, skor 1-0 untuk kemenangan Gajah Kalimantan julukan Martapura Fc, membuat kedua kesebelasan meningkatkan tensi permainnya. Hasilnya di menit terakhir wasit Parizon asal Padang mengeluarkan kartu pertama untuk pemain Martapura.

Hingga 45 menit babak pertama skor masih 1-0. Memasuki babak kedua, gemuruh 4.580 suporter termasuk Ronggomania maupun Ultras Persatu terus menyanyikan yel-yel untuk timnya.

Baca Juga :   Final Sepakbola Pertemukan Tuban Vs Sidoarjo

Pelanggaran demi pelanggaran tak terhitung dilakukan kedua kesebelasan. Wasit pun tak tanggung mengeluarkan kartu kuning lagi. Atas kerja sama akhirnya pemain Persatu, Agung Suprayogi (10) di menit 63 berhasil menyamakan kedudukan 1-1.

Pertandingan kandang di Tuban pada Liga 2 pekan ini berlangsung memanas. Terlebih Handsball pemain Martapura Fc yang luput dari pengawasan wasit. Hujatan dan sorak dari suporter di tepi lapangan terus menggema.

“Cukup mengecewakan kepemimpinan wasit pada laga ini,” terang Kapten Persatu Tuban, Danu Rosade.

Pada laga tandang berikutnya, Danu memastikan bakal meraih point lebih untuk menyelamatkan klub dari zona degradasi grup V. Apabila tidak segera berbenah, tentu harapan Laskar Ronggolawe lolos tipis.

Menyikapi hasil imbang di markas Persatu, pelatih Martapura Fc, Frans Sinatra Huwae, juga tidak puas. Seharusnya anak asuhnya mampu mempertahankan skor 1–0 serupa di babak pertama.

“Tapi inilah pertandingan siapapun harus siap untuk menang maupun kalah,” terangnya.

Sementara ini, dari tiga laga yang dilakoni kesebelasan Persatu Tuban baru mengantongi 4 point. Pada laga tandang perdana di markas Persepam MU Pamekasan Persatu kalah. Laga kandang perdana melawan PSIM Yogyakarta menang 1-0 dan laga kandang kedua harus berbagi skor dengan Martapura.

Baca Juga :   Menpora Dito Ariotedjo Diganti, Pemkab Bojonegoro Berharap Renovasi Stadion Rp 300 Miliar Berlanjut

Hasil evaluasi manajemen saat menghadapai Persinga Ngawi pada tanggal 13 Mei 2017 mendatang, pelatih Edi Sugiharto bakal mengoptimalkan pemain cadangan yang sama sekali belum bermain. Banyaknya pemain inti yang cidera, membuatnya harus memutar otak untuk mengikuti laga berikutnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *