SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, berharap pergantian menteri di Kabinet Merah Putih itu, tidak berpengaruh terhadap usulan renovasi Stadion Letjen H. Soedirman (SLS).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto mengatakan, Bojonegoro telah mengajukan proposal permohonan renovasi Stadion Letjen H. Soedirman kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI).
“Sampai saat ini belum ada perkembangan terkait pengajuan renovasi Stadion Letjen H. Soedirman,” katanya, Senin (8/9/2025).
Dia menjelaskan, proposal renovasi Stadion Letjen H Soedirman sudah diajukan, namun keputusan tetap di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Namun, Menpora Dito Ariotedjo sekarang ini direshuffle Presiden dari Kabinet Merah Putih, sehingga Pemkab Bojonegoro belum bisa memastikan terkait kelanjutan proposal tersebut.
“Harapannya tetap berlanjut, karena proses juga sudah masuk di kementerian,” jelasnya.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono membeberkan, Pemkab telah mengusulan renovasi stadion senilai Rp 300 milliar sudah termasuk sarana penunjangnya. Usulan tersebut agar stadion Letjen H. Soedirman bisa menjadi stadion berstandar Internasional.
“Proposal sudah kami ajukan, semoga bisa disetujui,” kata Bupati Wahono.
Disinggung terkait reshuffle Menpora Dito Ariotedjo, Bupati Bojonegoro asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo itu berharap tidak berpengaruh terhadap rencana renovasi stadion kebanggan masyarakat Bojonegoro tersebut.
“Semoga tidak (berpengaruh terhadap renovasi SLS,” terangnya.(jk)





