SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Pasifnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, menjelang proyek Kilang Tuban sangat disayangkan oleh warga di Kecamatan Jenu. Sebelum peletakan batu pertama kilang tanggal 3 Juli 2017 mendatang, harus ada kesekapatan yang jelas diberbagai sektor yang menguntungkan Tuban.
“Sangat keliru kalau Pemkab hanya menunggu Pertamina-Rosneft,” ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Jenu, Rifqi Mukhlason, kepada suarabanyuurip.com, Senin (8/5/2017).
Sebagai warga sekitar Kilang, Rifqi kecewa dengan sikap Pemkab. Padahal banyak informasi yang ditunggu-tunggu warga. Informasi terakhir soal kilang hanya diterimanya, pada saat sosialisasi Analisis Mengenai Dampak Lingkunan (Amdal) Kilang di salah satu hotel di Kecamatan Jenu.
Bahkan pendataan berapa jumlah tenaga kerja produktif di wilayah Jenu belum dilakukan. Kalau Pemkab mengklaim telah melakukan itu, kapan dan siapa yang terjun ke lapangan.
“Jangan hanya data sampling yang dijadikan patokan, tim harus turun untuk mengetahui kondisi riil,” jelas pria yang juga menjadi anggota Relawan TIK Tuban ini.
Dia mengingatkan Pemkab untuk segera bertindak. Banyak hal yang perlu ditata/disediiakan menjelang berdirinya industri pengolahan minyak multinasional. Mulai kerja sama dibidang tenaga kerja, pendidikan, sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kalau dulu saat sosialisasi Amdal bulan Januari 2017, Pertamina berjanji melatih warga lokal. Hal ini yang justru harus disikapi Pemkab, jangan hanya menunggu kalau tidak ingin menjadi tamu di rumah sendiri.
Masih minimnya persiapan Pemkab jelang Kilang patungan Pertamina-Rosneft diakui oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein. Mendekati peletakan batu pertama, belum ada informasi apapun yang diberikan Pemkab ke Pertamina.
“Kami masih menunggu info dari Pertamina, karena perusahaan yang dibentuk masih terkesan maju mundur,” sambungnya.
Disinggung apakah Pemkab telah mendata tenaga kerja produktif di Kecamatan Jenu, Noor Nahar mengaku belum. Upaya ini bakal dilakukan dalam waktu dekat. Sekaligus menunggu hasil survei tim surveyor yang diterjunkan Bupati Tuban, Fathul Huda. (Aim)