Sidang Amdal Perubahan Produksi Blok Cepu Segera Digelar

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, bersama empat Kepala Desa yakni Desa Gayam, Mojodelik, Brabowan dan Bonorejo, Kecamatan Gayam, telah mengikuti rapat koordinasi persiapan sidang analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) perubahan produksi di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, dari 185.000 barel per hari (Bph) menjadi 200.000 Bph.

“Sidangnya tanggal 10 besok di kantor Pemkab, kemarin rapat untuk mengetahui paparan dari masing-masing kepala desa ring 1 dan pemkab,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Nurul Azizah, kepada suarabanyuurip.com, Senin (8/5/2017).

Dalam rapat tersebut, masing-masing kepala desa menyampaikan beberapa masukan apabila produksi di Blok Cepu dinaikkan. Nantinya setelah menyampaikan masukan akan dibahas pada sidang Amdal. 

“Kemarin itu, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan lebih banyak menggali gagasan dari kepala desa,” imbuhnya.

Dari sekian banyak masukan, diantaranya para kepala desa meminta penanganan darurat apabila terjadi kebocoran gas lebih ditingkatkan. Karena, selama ini masih ada peristiwa bau gas yang menyengat mengakibatkan warga mengalami muntah, pusing, dan sebagainya. 

Baca Juga :   Tanah Ali Mukarom Diminta Diselesaikan

“Kemudian dukungan dari ExxonMobil Cepu Limited sebagai operator untuk pembangunan infrastuktur desa,” lanjutnya.

Selain itu, pemdes meminta agar pemberian program Corporate Social Responsibility (CSR) bisa didiskusikan terlebih dahulu. Supaya, EMCL mengetahui kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi. 

“Mungkin itu ya yang saya bisa sampaikan, lebih lengkapnya besok di Pemkab dengan dihadiri semua pemangku kepentingan,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *