Do’a Bersama Anak Yatim Kawengan

Agus Amperianto

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Bojonegoro – Mengawali kegiatan operasional sumur KWG-P24 di Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, menyelenggarakan do’a bersama anak yatim, Kamis (11/5/2017). Kegiatan tersebut dilakukan demi kelancaran dalam operasi sumur.

Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, menyatakan, percaya bahwa do’a bersama anak yatim akan memperoleh kebaikan, dan kelancaran operasi sumur minyak dan gas bumi (Migas) yang akan dilakukannya.

“Saya mempercayai do’a anak yatim akan membawa keberuntungan. Karena doa yang iklas kami gunakan tambahan untuk energi baru dalam menjalankan operasi, dan Insya Allah diijabahi olehNYA,” jelas Agus Amperianto, . 

Menurutnya, minyak bumi bagian dari sumber daya alam adalah milik sang pencipta. Pihaknya hanya memiliki kemampuan teknis dan kemampuan finansial, untuk mencoba mengambil minyak dari dalam perut bumi.

“Mudah-mudah hasilnya bisa kami sumbangkan bagi produksi Negara dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan hasilnya, terutama dampaknya bagi masyarakat sekitar,” ujar Agus. 

Dalam prosesi do’a bersama tersebut melibatkan 100 orang anak yatim serta para janda di sekitar wilayah operasi. Yakni dari Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, dan Desa Banyuurip serta Desa Wonosari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. 

Baca Juga :   BBS Ralat Pengelolaan Sampah

Menurut rencana, sumur KWG-P24 akan dilakukan pengerjaan ulang (Work Over) dengan melakukan servis serta pendalaman.

“Dengan frekwensi pekerjaan berat, Work Over, target kedalaman akan mencapai 1.650 meter dan target produksi 100-150 BOPD,” jelas Agus. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *