SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Taman Kanak-kanak (TK) Islam Budi Mulya Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan Pentas Seni dan Wisuda Akhirussanah di halaman sekolah setempat, Rabu (10/5/2017) kemarin.
Sekolah yang didirikan oleh Yayasan Gangsar itu telah menelurkan ratusan lulusan anak didik usia dini yang berbasis Islam.
Pentas seni dan wisuda kali ini dihadiri Kuswiyanto, Anggota Komisi VIII DPR RI, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka), kepala desa (Kades) dan wali murid. TK Favorit di wilayah Kecamatan Kasiman ini menanamkan landasan Islam dan Kebangsaan untuk menghadapi berbagai persoalan di era globalisasi agar terus sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.
Kegiatan yang mengambil tema Pendidikan pilar karakter pada usia dini menuju insan akhlakul karimah, itu berlangsung meriah karena menampilkan berbagai pentas seni mulai menyanyi, menari, hafalan asmaul husna dan hafalan surat pendek.
Dalam sambutannya Kuswiyanto menekankan pentingnya peran orang tua dan lembaga pendidikan dalam mendidik anak mulai usia dini.Â
“Karakter akan terbentuk dari usia dini, wajib hukumnya bagi orang tua untuk mengajari segala kebaikan dari kecil yang akan menghasilkan kebiasaan yang itu adalah kunci karakter anak,” terangnya.
“Yang sedikit saya sayangkan dari puluhan anak yang akan melanjutkan jenjang Sekolah Dasar ini tak ada satupun yang bercita-cita petani,” lanjut sahabat karib Kang Yoto, Bupati Bojonegoro ini.
Menurut Kang Kus-sapaan akrab Kuswiyanto, jika tak ada anak-anak yang bercita-cita sebagai petani bagaimana mewujudkan Bojonegoro sebagai Lumbung Pangan dan Energi.
“Tentu 20 – 30 tahun kedepan sudah gak ada produksi padi,” sambungnya disambut tawa yang hadir.
Dengan memberikan bekal asahan potensi anak, menyiapkan anak menghadapi era globalisasi dan mengenalkan anak pada berbagai lingkungan TK Islam Budi Mulya ini terus bergerak maju untuk menghasilkan lulusan yang semakin baik.(rien)