Umat Budha Doakan Indonesia Damai

SuaraBanyuurip.com – Ali Imron

Tuban – Salah satu doa yang dipanjatkan umat budha saat sembahyang di Hari Raya Tri Suci Waisak 256 adalah Indonesia selalu damai. Selain itu, keselematan kepada diri dan keluarga dalam menghadapi kehidupan yang terus berjalan.

“Semoga keutuhan bangsa dan negara selalu terjaga, di tengah kondisi yang terus bergejolak,” ujar salah satu umat Budha, Hesti, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di Klenteng Kwan Sing Bio Jalan RE Martadinata Tuban, Jawa Timur, Kamis (11/5/2017).

Secara bergantian sembahyang berlangsung di dua tempat, pertama di Klenteng Makcocu Lintiong dilanjut di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban. Secara khusuk umat budha mulai melakukan upacara seremonial pembakaran dupa.

Sementara, Ketua Umum Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban, Gunawan Putra Wiarawan menjelaskan, dalam perayaan waisak kali ini merupakan pencapaian kesempuranaan atas meninggalnya sang budha.

“Umat berdoa untuk keselamatan bagi diri dan keluarga, serta untuk keutuhan bangsa Indonesia,” sambung pria humanis tersebut.

Suasana bangsa yang masih memanas saat ini perlu kedewasaan dalam menyelesaikannya. Tentunya jangan mementingkan ego pribadi dan golongan. Demi keutuhan bangsa dan negara, setiap orang harus menjaga sikap saling menghormati dan menghargai.

Baca Juga :   Curanmor 11 Kali Beraksi Ditembak Polisi

“Semoga pada Hari Raya Tri Suci Waisak 2561 ini mampu membawa perubahan kearah yang positif bagi setiap orang,” terangnya.

Dijelaskan pula, ungkapan Tri Suci Waisak identik dengan tiga peristiwa penting yang lalui Buddha Gautama. Tiga peristiwa sakral tersebut yakni kelahiran, pencapaian pencerahan sempurna dan kemangkatan atau meninggalnya sang Budha.

“Ketiga peristiwa suci Budha terjadi di bulan purnama Sidi,” tambahnya.

Bulan purnama sidi merupaakan momentum yang terjadi di bulan Waisak yang kali ini jatuh di bulan Mei pada penanggalan umum. Peristiwa yang terjadi di tahun berturut yakni 623 SM, 588 SM dan 543 SM inilah yang kelak diperingati setiap tahunnya sebagai Tri Suci Waisak. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *