Bupati Tuban "Saya Indonesia Saya Pancasila"

Bupati Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Untuk pertama kalinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan hari lahir Pancasila di halaman kantor Pemkab Jalan Kartini Tuban. Dalam kesempatan itu, Bupati Tuban, Fathul Huda menyerukan “Saya Indonesia Saya Pancasila”.

Dalam membacakan Sambutan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Bupati Fathul Huda mengatakan kodrat bangsa lndonesia adalah keberagaman. Takdir dari Tuhan adalah keberagaman.

Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk lndonesia. ltulah kebhinneka tunggal ika-an kita.

Kehidupan berbangsa dan bernegara sedang mengalami tantangan. Kebinekaan sedang diuji. Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila.

Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong.

Perlu diingat Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan lr. Sukarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

Jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara, sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.

Baca Juga :   Kantor PT SG Pindah di Tuban

Saat ini Bangsa Indonesia perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Melalui Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal lka, bangsa ini bisa terhindar dari masalah tersebut.

“Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri,” jelas Fathul Huda yang menjabat Bupati kedua kalinya.

Dia mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila.

Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“Pemerintah berkomitmen untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat,” tambahnya.

Saat ini berbagai upaya terus kita lakukan. Terlebih telah diundangkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017, tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan ldeologi Pancasila.

Bersama seluruh komponen bangsa lembaga baru ini, ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Utamanya terintegrasi dengan program-program pembangunan.

Baca Juga :   Pedagang Mamin Rasakan Dampak Pengurangan Naker

Pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya, menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus bahu membahu menggapai cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila. Seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan.

Kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran. Kita harus menjadikan lndonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional.

Kedepan Bupati menyerukan bangsa ini harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman, dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang Anti Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRl, Anti Bhinneka Tunggal Ika.

Pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi lndonesia. Sekali lagi, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita.

Dalam upacara kali ini diikuti pula oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan Kepala Organisasi Perangkan Daerah (OPD) serta pegawai di Lingkungan Pemkab Tuban. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *