Status Kawasan Geologi Kedungmaor Terancam Gagal

Wisata Kedungmaor

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Status kawasan wisata geologi untuk Kedungmaor yang terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terancam gagal. Karena terjadi kerusakan akibat longsor.

“Rencananya akan menentukan kawasan wisata sebagai kawasan wisata geologi. Namun, kawasan tersebut ternyata rusak akibat longsor,” kata Kepala Sub Bagian Sumber Daya Mineral (Kasubag SDM) dan Lingkungan bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Bojonegoro, Dadang Aris, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (7/6/2017).

Dalam penentuan kawasan wisata cagar alam geologi itu dilakukan sebelum adanya longsor.  Karena lokasi situsnya rusak, maka dalam waktu dekat ini tim dari UPN akan melakukan verifikasi lagi.

“Di kawasan Kedungmaor itu, ada situs cangkang laut. Beberapa fosil vertebrata ditemukan menempel pada dinding batu-batu danau,” imbuhnya.

Sehingga kawasan wisata yang kini dikelola oleh Karang Taruna desa itu merupakan wilayah pesisir laut. Di situ ada bekas fosil laut, hanya saja kondisi terakhir bekas fosil tersebut terkena longsor.

“Jadi kemungkinan tidak bisa ditetapkan sebagai kawasan cagar alam geologi oleh Badan Geologi Kementerian ESDM,” jelasnya.

Baca Juga :   Sendang Duwur Jadi DTW Alternatif

Sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) nomor 32 tahun 2016 tentang Penetapan Kawasan Cagar Alam Geologi ditentukan oleh Kementerian ESDM. Sedangkan untuk penentuan Geopark, harus ada tiga unsur, geoheritage, geologi, budaya dan biologi.

“Penetapannya dilakukan oleh Unesco perwakilan yang di Indonesia,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *