SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Dalam bulan Ramadan yang penuh berkah ini Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jabanusa bersama tiga Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas menyantuni 100 anak yatim di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Pemberian santunan berupa uang tunai dan perlengkapan sekokah, disaksikan langsung oleh Bupati Tuban, Fathul Huda di Pendapa Krida Manunggal Tuban, Jumat (9/6/2017).
“Alhamdulillah acara tahunan seperti ini dapat istiqomah dilakukan,” ujar Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyar, kepada suarabanyuurip.com setelah buka bersama jajaran eksekutif Pemda Tuban.
Ali Masyar berpesan kepada KKKS maupun Pemkab Tuban, untuk tidak memaknai acara rutinan ini hanya sebatas seremonial. Lebih dari itu, harus menjadi momen berbagi sekaligus membersihkan dosa/kesalahan yang pernah dilakukan.
Tentunya dari doa 100 anak yatim yang hadir sangat bermanfaat, untuk melancarkan segala kegiatan Migas di wilayah Bumi Wali (Sebutan lain Tuban). Oleh karena itu, jangan sampai melupakan bahwa sebagian rejeki yang kita miliki tersisipkan jatah orang lain.
“Kami mohon doanya yang paling tulus dari semua anak yatim supaya amanah yang diemban SKK Migas-KKKS dapat berjalan maksimal,” pinta Ali Masyar.
Dalam kesempatan yang sama Bupati Tuban, Fathul Huda, berterimakasih atas komitmen SKK Migas maupun KKKS yang ada di Tuban. Baik ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ), Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu, maupun KrissEnergy.
“Sayangnya KrissEnergy kali ini tidak dapat bergabung dengan KKKS lainnya menyantuni anak yatim di sekitar operasi Migas,” sambungnya.
Setelah pemberian santunan, 100 anak yatim, jajaran eksekutif Pemkab Tuban, SKK Migas-KKKS dengan seksama mendengarkan siraman rohani dari KH. Cholilurrohman. Yang juga menjabat sebagai Rois Syuriah PC NU Tuban.
Untuk penerima santunan berasal dari Desa Karangagung, Kecamatan Palang 25 anak, Desa Sambonggede, dan Sumber, Kecamatan Merakurak 50 anak, dan Desa Jatisari, Kecamatan Senori 25 anak, sehingga total anak 100 anak yatim. (Aim)Â