SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Petugas gabungan dari Terminal Cepu dan Satlantas Polres Blora, Jawa Tengah, melakukan pemeriksaan kelaikan angkutan umum menjelang hari lebaran. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut benar-benar aman untuk angkutan lebaran.
Saat pemeriksaan, petugas gabungan tersebut sempat menemukan kendaraan yang tidak sesuai trayek dan mengalami kendala. “Satu Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tidak sesuai trayek. Namun, Bus yang digunakan merupakan cadangan,” jelas Koordinator Terminal Cepu, Agus Warih Sungkowo, kepada suarabanyuurip.com, Â Selasa (13/6/2017).
Mengetahui hal itu, dirinya masih memberikan toleransi, yaitu hanya memberikan teguran dan pembinaan. “Kalau masih membandel maka akan dilakukan penilangan oleh petugas,” ujarnya.  Seharusnya, bus tersebut tidak berjalan karena merupakan kendaraan cadangan untuk berjaga jika terjadi sesuatu pada kendaraan utama.
Dia menjelaskan, selain pemeriksaan kelengkapan surat, petugas gabungan juga melakukan pengecekan semua fungi yang ada pada bus. “Lampu jarak jauh dekat, riting, alat pemecah kaca, ban, dan beberapa fungsi lain,” ugkapnya.
Pemeriksaan itu dilakukan dalam upaya menjamin keamaan dan kenyamanan penumpang serta awak bus selama melakukan perjalanan. “Karena kita masih minim fungsi teknis, pada arus balik nanti kita akan melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Blora,” terangnya.
Untuk diketahui, saat itu petugas melakukan pemeriksaan terhadap 17 unit angkutan. “Rinciannya 15 unit angkutan AKAP dan 2 unit AKDP,” jelasnya. (Ams)