SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Sebanyak tiga wartawan dari 33 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Tuban, Jawa Timur, dinyatakan tak lolos tes. Ketiganya diminta untuk giat berlatih, dan dapat ikut di kesempatan berikutnya.
“Jangan menyerah, kesempatan tahun berikutnya terbuka lebar,” ujar ketua pelaksana UKW PWI Tuban, Suwandi, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, melalui sambungan teleponnya, Kamis (15/6/2017).
Wartawan BangsaOnline.com ini tak bisa menyebut identitas wartawan yang kurang beruntung tersebut. Hal itu menjadi keputusan juri, dan sifatnya rahasia.
Saat pengumuman, perwakilan PWI Jatim hanya menjelaskan bahwa ada tiga wartawan yang harus mengulang UKW. Satu dari tingkat madya, dan dua orang dari tingkat muda.
Selama dua hari semua peserta UKW mengikuti serangkaian tes di auditorium PT Semen Gresik di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek. Baik wartawan tingkat muda, madya, maupun utama harus membuat perencanaan bahan liputan, rapat redaksi, teknik wawancara, penulisan berita, sampai jejaring narasumber.
Penguji UKW langsung didatangkan dari dewan pers, ataupun pengurus PWI pusat dan provinsi Jawa Timur.
“Salah satu pembuktian kompetensi wartawan ya dengan mengikuti UKW ini,” jelas Ketua PWI Tuban, Pipit Wibawanto.
Diharapkan setelah lolos UKW, 30 wartawan muda maupun madya harus tetap belajar. Jangan mudah puas, karena perkembangan ilmu pengetahuan juga mempengaruhi gaya penulisan.
Selain dari Tuban, peserta UKW juga berasal dari Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, dan Jombang. Baik dari media online, cetak, maupun televisi.
Sampai dengan bulan Juni 2017, 7.361 wartawan anggota PWI skala Nasional telah lulus UKW. Untuk di Jawa Timur sendiri ada 900 lebih wartawan.(Aim)