SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Menjelang mudik lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, Jawa Timur, menyiapkan enam posko kesehatan di jalur Pantura. Pos tersebut beroperasi selama 14 hari mulai H-7 sampai H+7 pasca lebaran.
“Pos tambahan ini kami sebar mulai Kecamatan Widang sampai Bancar,” ujar Kepala Dinkes Tuban, Saiful Hadi, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (16/6/2017).
Posko tersebut untuk membantu keberadaan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) maupun rumah sakit di Bumi Wali (sebutan lain Tuban). Menyebar di titik perbatasan Jateng-Jatim, Jati Peteng, Pantai Boom, jembatan timbang (kepet), perbatasan Widang dan pos Pakah.
Untuk mengoptimalkan layanan, Saiful menugaskan semua puskesmas rawat inap dan non rawat inap siaga 24 jam. Apabila ada telepon dari pasien yang membutuhkan, harus tanggap jam berapapun.
“Setiap posko didukung petugas sopir ambulans, dokter, perawat dan apoteker,” imbuh pria yang juga menjabat Plt Direktur RSUD Dr. R. Koesma Tuban.
Disamping itu, setiap petugas kesehatan juga wajib mencantumkan nomor teleponnya di banner pos kesehatan. Tujuannya memudahkan masyarakat yang ingin berobat.
Maraknya kecelakaan sepanjang 2017, pemudik dihimbau untuk menghemat tenaganya. Selalu jaga kesehatan dan patuhi rambu lalu lintas saat mudik maupun balik ke tempat kerja.(Aim)