Jalan Sumur ABP-1 Beralih Jadi JUT

Petani Jamprong Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Puluhan petani di Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merasa terbantu dengan adanya jalan makadam menuju sumur Migas Albatros Putih (ABP-1) yang dikelola Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4. Jalan yang kini dialihfungsikan menjadi Jalan Usaha Tani (JUT) sementara, lebih memudahkan petani membawa hasil panennya.

“Setelah aktivitas pemindahan rig ke Blora, Jawa Tengah rampung, jalan ini digunakan warga untuk JUT sementara,” ujar warga di sekitar lokasi pengeboran, Ratno (50), kepada suarabanyuurip.com, Senin (19/6/2017).

Jalan bekas mobilisasi alat berat Pertamina tersebut cukup membantu petani di sekitar pemboran. Petani setempat bisa sampai ke lokasi ladang maupun sawah dengan kendaraan roda dua maupun empat.

“Sekarang lebih enak dan dekat kalau mau ke sawah,” beber bapak dua anak ini.

Petani lainnya Warmin, mengaku lebih dekat jaraknya apabila hendak ke sawah karena dapat dilalui menggunakan motor. Pria kelahiran 1968 ini juga bisa mengangkut hasil tanam dari tempat sampai rumah.

“Kalau dulu panen dipikul kini bisa di angkut motor,” imbuh Warmin yang pekan ini panen jagung.

Baca Juga :   Himbau Operator Migas Beri Kesempatan Pekerja Ikut Pemilu

Hampir satu kampung petani di daerahnya yang memiliki sawah dan ladang di sekitar Sumur ABP-001 memanfaatkan jalur tersebut. “Kalau panenannya sedikit pakai motor. Bila cukup banyak bisa pakai mobil,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, pengeboran sumur ABP-1 dinyatakan selesai sampai Total Depth (TD). Sumur yang diproyeksikan akan dibor sampai kedalaman 1.725 meter True Vertical Deep (mTVD), akhirnya dihentikan pada kedalaman 1100 mTVD sejak bulan Maret lalu.

Meskipun tak ada aktivitas pemboran, tapi di sekitar sumur Migas masih dapat ditemukan peningalan Pertamina. Serupa jalan makadam menuju lokasi, warung, maupun pos keamanan yang berdiri kokoh.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *