SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Surabaya – Aksi demo yang dilakukan Awak Mobil Tanki (AMT) di Terminal BBM Surabaya Grup dipastikan tidak mengganggu distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke masyarakat di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatim-Balinus). AMT yang melakukan aksi sudah berkomitmen untuk tertib dan tidak mengganggu distribusi BBM.
“Alhamdulillah aksi hanya di TBBM Surabaya tidak melebar ke TBBM Tuban,” ujar Area Manager Communication and Relation Jatim Balinus, Heppy Wulansari, melalui pesan yang diterima suarabanyuurip.com, Senin (19/6/2017).
Menyikapi hal ini, Pertamina sudah berkoordinasi dengan pihak PT Patra Niaga untuk dapat menyelesaikan permasalahan mereka dengan AMT sebaik mungkin. Sementara dari Pertamina juga melakukan upaya antisipasi, agar distribusi BBM tidak terganggu dengan adanya aksi demo tersebut.
Heppy, menghormati penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh AMT, dan diharapkan dapat berjalan dengan tertib dan aman. Sedangkan upaya antisipasi menjaga distribusi BBM dengan menyiapkan AMT cadangan untuk menggantikan AMT yang melakukan aksi demo.
Termasuk berkoordinasi dengan aparat untuk pengamanan Terminal BBM. Dalam hal ini Pertamina berupaya semaksimal mungkin, agar dapat memenuhi kebutuhan BBM masyarakat di saat Lebaran ini bagaimanapun kondisinya.
Lebih lanjut, Pertamina sudah melakukan persiapan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM di seluruh wilayah Pertamina Marketing Operation Region V. Mulai dari peningkatan stok BBM hingga 10% diatas kondisi normal, penambahan 42 unit mobil tanki, Â pembentukan SPBU kantong, hingga penyiapan outlet non SPBU (KiosK) di ruas-ruas jalan tol yang baru.
“Hal ini untuk mengantisipasi kebutuhan BBM pemudik saat kondisi macet di jalan tol,” jelas perempuan ramah ini.
Pertamina menghimbau kepada masyarakat, jika menemukan adanya kendala dalam pembelian BBM maupun LPG selama masa Lebaran agar dapat menginformasikan ke Contact Pertamina 1 500 000. Pertamina terus melakukan satgas lebaran hingga tanggal 11 Juli 2017. (Aim)