SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Tak ada hari libur lebaran bagi industri hulu migas. Termasuk kegiatan yang dilakukan Joint Operating Body Pertamina – Petrochina di Blok Tuban.
Operator migas yang akan habis masa kontraknya pada Pebruari 2018 itu akan melakukan moving (pemindahan) rig dari Pad B Sukowati di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, ke Pad A Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, mulai Senin (26/7/2017) pekan depan.
“Sesuai skedul moving akan kita mulai lebaran ke dua,†Field Administrations SuperintendenJOBP-PEJ, Akbar Pradima kepada suarabanyuuriup.com saat buka bersama dengan Media Bojonegoro di Warung Kanoman Desa Campurejo, Kamis (22/6/2017) kemarin.
Pemindahan rig dari Pad B ke Pad A Lapangan Sukowati ini diperkirakan membutuhkan waktu empat sampai lima hari. Sedangkan pekerjaan perawatan diperkirakan memakan waktu
Akbar menjelasakan pemindahan riga ke Pad A ini untuk melakukan perawatan sumur-sumur lama guna mempertahankan produksi. Ada tiga sumur lama di Pad A yang potensial.
“Karena itu akan kita workover agar produksinya bisa bertahan,†tegasnya. Â
Saat ini produksi minyak Blok Tuban tinggal 13 ribu barel per hari (Bph) yang dihasilkan dari Lapangan Mudi sebanyak dua ribuan BPH, dan 11 ribuan Bph dari Sukowati.
Pengaktifan kembali sumur-sumur lama ini merupakan instruksi dari Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) untuk memenuhi lifting migas nasional. Akbar menegaskan, cara ini bukan untuk meningkatkan produksi, namun mempertahankan produksi agar tetap stabil.
“Bisa stabil di angka itu saja sudah bagus. Karena secara alami produksi minyak turun, karena kita coba tahan agar tidak turun banyak,†tandasnya.
Karena itu pihaknya berharap kepada semua pihak termasuk pemerintah desa sekitar operasi untuk mendukung kegiatan industry hulu migas ini. Karena migas memiliki peran strategis dalam menopang pendapatan negara.(suko)