SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Kepolisian Resort (Polres) Tuban, Jawa Timur, memprediksi puncak arus mudik Idul Fitri 1438 Hijriyah bakal terjadi pada H-1 atau hari Sabtu (23/6/2017) besok. Namun begitu, peningkatan volume kendaraan yang masuk di jalur Pantura, sudah terjadi sejak dua hari terakhir pada tanggal 21 Juni 2017.
“H-1 merupakan puncak kepadatan arus lalu lintas baik di jalur Pantura maupun alternatif,” ujar Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, Jumat, 23 Juni 2017.
Pantauan petugas di pos perbatasan Jatim-Jateng, dalam sepekan terakhir rata-rata ada 20 ribu kendaraan yang masuk wilayah Tuban setiap hari. Sedangkan untuk kendaraan keluar kurang lebih 15 ribu.
Kepadataan arus mudik mulai terasa pada Kamis (22/6) kemarin, baru pukul 08:00 WIB sudah ada 20 ribu kendaraan roda dua dan empat yang melintas. Kondisi ini akan terus bertambah, dan puncaknya diprediksi pada malam takbiran besok.
“Kami harap pemudik tetap waspada dan hati-hati semoga selamat sampai tujuan,” imbuh pria kelahiran Makassar ini.
Untuk memberi rasa aman dan nyaman pemudik, petugas gabungan telah mendirikan 13 posko lebaran. Di setiap titik dijaga enam anggota brimob bersenjata lengkap.Â
Bagi pemudik yang kurang enak badan bisa mengecek kesehatannya di posko ini. Dari 13 posko tersebut, sedikitnya ada enam pos di sepanjang Pantura mulai Kecamatan Bancar-Widang, yang disediakan Dinas Kesehatan Tuban.
“Jangan paksakan berkendara jika kondisi badan kurang fit,” pesan Kepala Dinas Kesehatan, Saiful Hadi.Â
Beberapa posko lebaran juga didirikan oleh KPH Perhutani Tuban, Polsek, maupun Kodim di sejumlah titik. Upaya ini untuk mencegah terjadinya laka lantas selama momentum lebaran. (aim)