Lalu lintas Padat, Traffic Light Dibiarkan Rusak

Traffic Light ngumpak dalem

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro – Traffic light (lampu pengatur lalu lintas) di jalan provinsi yang menghubungan Bojonegoro – Nganjuk, Jawa Timur, tepatnya di perempatan Pasar Desa Ngumpakdalem, Kecamatan, dibiarkan rusak selama berbulan-bulan. Padahal sekarang ini kondisi arus lalu lintas di jalur tersebut cukup padat karena memasuki mudik lebaran Idul Fitri.

Kerusakan traffic light ini terjadi pada malam hari mulai pukul 18.00 WIB. Lampu pengatur jalan di sisi utara dan timur tidak menyala. Sedangkan di sebelah selatan dan barat menyala normal.

Jika kondisinya normal, bila lampu di sebelah selatan menyala hijau, secara otomatis lampu di sisi utara akan menyala merah. Begitu juga sebaliknya.

Sementara bila lampu di sisi barat berwarna hijau, maka lampu di sebelah timur juga akan menyala hijau.

“Sudah sekitar tiga bulanan ini lampu yang sebelah utara tidak menyala. Tapi kalau yang sebelah timur sekitar semingguan ini,” kata Nurohman, pemilik warung di sebelah barat traffic light.

Akibat rusaknya traffic light ini sempat mengakibatkan beberapa kali kecelakaan di lokasi tersebut. Karena kendaraan dari arah utara, timur dan selatan sama-sama melaju.

Baca Juga :   Panitia PTSL Butoh Serahkan 2030 Sertifikat

“Sudah sering terjadi kecelakaan. Karena yang dari utara dan timur tidak melihat lampu menyala merah sehingga mereka jalan terus. Sedangkan dari selatan juga melaju karena lampunya sudah menyala hijau,” terang Nurohman.

Kerusakan traffic light dimungkinkan karena rusaknya batrai yang tidak bisa lagi berfungsi menampung sinar matahari. Sehingga saat matahari terbenam lampu tersebut tidak menyala normal.

“Kalau siang hari pas ada matahari semua lampu menyala normal,” tuturnya.

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro sebenarnya sudah beberapa kali melakukan pengecekan kerusakan lampu tersebut. Namun sampai sekarang belum juga diperbaiki.

“Sudah dua kali dicek. Mereka sempat tanya saya, dan saya jelaskan tidak menyalanya kalau malam. Tapi mereka malah mengeluh kalau baru saja mengganti batrai di dua tempat,” sambung Mustakim, tukang ojek yang mangkal di perempatan Pasar Ngumpakdalem.

Baik Nurohman maupun Mustakim berharap pihak terkait segera memperbaiki kerusakan traffic light itu untuk menghindari terjadinya kecelakaan, atau menempatkan petugas baik dari kepolisian atau Dishub berjaga-jaga untuk mengatur arus lalu lintas pada malam hari.

Baca Juga :   HJB ke-266 Bernuansa Kampanye

“Apalagi sekarang lalu lintas padat karena waktunya orang mudik,” pungkas Mustakim.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *