SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Setelah terpilih menjadi salah satu kabupaten cluster sapi potong di Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban secara tegas melarang penyembelihan sapi betina di rumah potong hewan maupun perseorangan.
Hal ini untuk menyukseskan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) 2017. Sekaligus menuju swasembada daging Nasional di tahun 2026.
“Sebenarnya larangan ini instruksi Bupati Tuban Fathul Huda sejak 2016 lalu ,” ujar Kabid Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan Tuban, Imron Kholiq, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (30/6/2017).
Pembinaan dan pencegahan pemotongan sapi betina telah dilakukan mulai hulu sampai hilir. Upaya tersebut untuk mengurangi ketergantungan masyarakat maupun rumah jagal terhadap sapi betina indukan.
Saat ini, instansinya juga mengejar target populasi sapi 50% dari pepulasi penduduk Tuban. Sampai dengan akhir 2016, tercatat 168 ribu ekor sapi indukan umur 2 sampai 8 tahun. Sedangkan untuk jumlah populasi sapi total ada 329.227 ekor.
Untuk memenuhi keinginan bupati, minimal harus ada 294 ekor sapi indukan di Tuban. Salah satu langkah yang ditempuh dengan mengoptimalkan program Inseminasi Buatan (IB). Sekaligus pelatihan pembuatan pakan yang bekerjasama dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang.
“Saat ini sapi paling banyak ada di Kecamatan Montong, Palang, dan Bancar,” jelasnya.
Diharapkan, masyarakat Bumi Wali (sebutan lain Tuban) ikut mendukung program ini. Serupa yang dilakukan pihak Bank Indonesia (BI) meneken Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemkab Tuban beberapa waktu lalu.
“Kesepakatan ini untuk mengembangkan populasi sapi di Tuban,” sambung perwakilan tim cluster sapi potong BI Surabaya, Taufik Hidayat.
Daging merupakan salah satu bahan pangan yang dapat menciptakan inflasi atau akrab disebut inflasi voluntair food. Untuk mencegahnya, pengembangan populasi dan produksi sapi penting dilakukan. Baik melalui pengembangan culster maupun agro bisnis.
Lebih dari itu, telah dibentuk koperasi usaha, penguatan ternak, pengelolaan limbah, maupun pembibitan sapi potong yang dipusatkan di Kecamatan Palang.
“Untuk tahun ini akan difokuskan pada penerapan teknologi pangan, manajemen pangan, dan pemanfaatan teknologi IB,” pungkasnya. (Aim)