SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Masih seringnya terjadi serangan teroris di Indonesia menjadikan mantan pentolan Kombatan Ali Fauzi semakin gigih melakukan penyadaran anggota teroris. Melalui Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) saat ini sekitar 37 teroris yang di ‘sadarkan’ dan direkut untuk turut memerangi teroris.
“Melalui YLP, Lamongan terdepan dalam penanganan isu-isu teroris. Di Indonesia baru ada di Lamongan,” kata Ali Fauzi.
Adik kandung bomber almarhum Amrozi ini mengharapkan, keberadaan YLP yang bekerjasama dengan Polres Lamongan, Jawa Timur, akan menjadi miniatur di Indonesia dalam penanganan terorisme di Indonesia.
“Para peneliti teroris atau jaringan teroris bisa datang ke Lamongan (YLP) untuk mengetahui tentang teroris,” ungkap mantan Kepala Instruktur Perakit Bom Jamaah Islamiyah dan Alumni Front Pembebasan Islam Moro (MILF) di Filipina ini.
YLP yang berlokasi di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro diresmikan tanggal 29 Maret 2017. YLP merupakan organisasi pertama di Indonesia yang bergerak sebagai agen perdamaian. Didirikan mantan Kombantan dan teroris untuk menjauhi sikap-sikap destruktif (merusak) apalagi pengeboman.
Peresmian YLP dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius, Direktur Perlindungan BNPT Brigjen Pol Herwan Chaidir, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar. Hadir pula Wakapolda Jatim Brigjen Pol Gatot Subroto, Danrem 082 Citra Panca Yudha Jaya Mojokerto Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo dan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkipinda) Lamongan.(tok)