BUMD dengan Pertamina EP Sudah Sepakat

suyoto

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto mengatakan sudah ada kesepakatan antara pemilik wilayah kerja pertambangan (WKP) sumur minyak tua, PT Pertamina EP Asset IV Field Cepu dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS).

Kesepakatan yang dimaksud adalah BBS akan menyediakan jasa untuk Pertamina EP.  Namun sebelum perjanjian kerjasama diteken, lanjut Suyoto, BBS akan memfasilitasi pembentukan kelompok penambang lebih dulu.

“Setelah ada pembentukan kelompok, nanti juga sekaligus penegasan terhadap keberadaan KUD. Sekarang belum,” kata Suyoto saat di Gedung DPRD Bojonegoro,  Rabu (12/7/2017).

Menurut dia yang paling penting dalam kerjasama ini adalah penambang, bukan lembaganya. Sehingga apabila ada pendapatan sebisa mungkin dinikmati masyarakat,  bukan pengurus.

“Nanti yang menikmati ya masyarakat, bukan BUMD,” tegasnya. 

Selama ini, kata Suyoto, kegiatan di sumur tua yang menikmati hasil kerja keras penambang adalah KUD dan investor asing yang menjadi partnernya. 

“Bayangkan, KUD pernah dapat empat ribu, tapi penambang dapatnya tetap dua ratus lima puluh,” ungkapnya.

Baca Juga :   1000 Pekerja Lokal Terancam Kehilangan Pekerjaan

Karena itu prinsip dasar pengelolaan sumur tua harus tidak ada pemodal. Kalaupun ada peraturan yang bertentangan dengan prinsip tersebut, maka peraturan yang harus diubah. 

“Bukan kita yang menyesuaikan peraturan,” tandasnya.

Suyoto menambahkan dalam mengelola sumur tua ini PT BBS tidak akan mengeluarkan modal sama sekali. Karena menggunakan cara bekerjasama dengan perbankan. 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *