SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Bagi anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Bojonegoro, Jawa Timur, yang suka bolos siap-siap mendapatkan sanksi tegas. Ketua baru Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat, Choirul Anam segera membuat evaluasi terhadap semua anggota yang tidak disiplin atau melanggar aturan.
“Kami akan melakukan langkah tegas kepada anggota yang malas dan sering tidak datang saat rapat. Semua rapat, tidak hanya paripurna saja,” tegas Ketua BK, Choirul Anam kepada suarabanyuurip.com, Senin (17/7/2017).Â
Tingkat kedisiplinan para anggota DPRD akan dievaluasi setiap tiga bulan sekali. BK akan berkoordinasi dengan masing-masing fraksi agar para anggotanya tidak malas dalam menjalankan amanah rakyat.
“Sesuai hasil rapat BK kemarin, kita akan lakukan cek kehadiran seluruh anggota di setiap sidang,†tandasnya.
Dari hasil pemantauan setiap tiga bulan itu akan dilakukan evaluasi serta koreksi untuk perbaikan tingkat kehadiran anggota dewan. Pada tiga bulan selanjutnya jika masih tidak ada perubahan kedisplinan, maka BK akan mengumumkan tingkat kehadiran tersebut ke publik.
“Kalau masih tidak ada perubahan, kita akan publikasikan ke media,†ancamnya.
Ancaman ini menindaklanjuti rapat paripurna pada Rabu (12/07/2017) lalu. Banyak anggota DPRD yang tidak mengikuti sidang peripurna. Padahal rapat tersebut membahas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) dari Pemkab Bojonegoro.
Akibatnya, rapat  molor hingga satu jam lebih untuk menunggu kehadiran anggota dan ditunda selama 15 menit agar peserta rapat kuorum.(rien)