Pertamina EP Asset 4 Alihkan Moving Tapen ke Banyuasin

Alat berat dihentikan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Cepu Field, pekan ini mengalihkan kegiatan moving alat berat crane Sumur Tapen-03, Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menuju Lapangan Banyuasin (BNA) PO2 di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng). Keputusan ini diambil setelah ada problem moving dengan Warga Soto, Kecamatan Bangilan Tuban beberapa waktu lalu.

“Untuk moving arahan manajemen tidak jadi masuk ke Tapen-03,” ujar Asset 4 Goverment & Public Relation Assistent Manager PT Pertamina EP, Panji Galih Anoraga, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Jumat (21/7/2017).

Rig Hydraulic Workover Unit (HWU) yang semula rencana ke Lapangan Tapen, terpaksa dibawa ke arah Banyuasin untuk kegiatan pemboran yang disana. Sedangkan untuk kegiatan moving di Lapangan Tapen sementara mundur dari jadwal awal.

Saat ini tim di lapangan masih merampungkan sosialisasi di desa-desa yang dilalui alat berat. Besar harapan semua stake holder ikut menyuport kegiatan ini, supaya lifting Migas Nasional terpenuhi.

Baca Juga :   Rekrutmen Security Sumur Migas Kolibri Masih Dalam Proses

Diberitakan sebelumnya, pada hari Jumat (14/7) satu alat berat crane milik perusahaan plat merah itu tiba di Kabupaten Tuban. Lima warga Desa Soto, Bangilan yang merasa belum mengetahui ada jadwal moving ke Lapangan Tapen langsung menahannya.

“Kami belum menerima surat atau info adanya moving,” sergah warga Desa Soto, Wakhid.

Bersama rekannya, Wakhid menyegel crane yang didatangkan dari Blora, Jateng, dengan cara menempel sebuah kertas. Alat berat waktu itu ditahan di tepi Jalan Alternatif Bangilan- Jatirogo atau di Desa Kedungjambangan (sebelah Barat pertigaan Soto).

Mundurnya moving ini juga dibarengi belum rampungnya dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UPL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL) pengembangan sumur Tapen-03.

Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Tuban, Sunarko, membenarkan sekarang masih proses melengkapi dokumen UPL dan UKL. “Izin lingkungannya masih dalam proses dan revisi dokumen UKL&UPL-nya,” terangnya.

Menanggapi perihal ini, juru bicara Pertamina, Panji mengaku belum update UPL & UKL nya. Dia berjanji akan memberitahukan kepada wartawan media ini setelah menerima info dari timnya. (Aim)

Baca Juga :   'Harpitnas' Pekerja Proyek Blok Cepu Tetap Masuk

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *