Buruh Bongkar Semen Tuban Meninggal di Pelabuhan

Buruh semen meninggal

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Seorang buruh bongkar semen, Hartoyo (40) asal Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendadak meninggal di kawasan pelabuhan Semen Gresik (SG) di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu. Dugaan kuat korban menderita gagal jantung, karena sebelum meninggal sempat merasa nyeri di bagian dada sebelah kiri.

“Ada dua kemungkinan korban mengalami gagal jantung maupun darah tinggi,” ujar seorang warga Socorejo, Jito, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (21/7/2017).

Relawan BPBD Tuban ini sempat kaget waktu melintas di pelabuhan SG sepulang kerja. Waktu kondisinya lenggang, tapi ada mobil emergency K3. Ternyata setibanya di rumah, dia baru tahu kalau ada pekerja yang meninggal mendadak.

Kapolsek Jenu, AKP Yani Susilo, membenarkan adanya buruh bongkar semen yang meninggal dunia. Tepatnya meninggal di atas Kapal BARUNA FURTUNA 1 di dalam Palkah I.

Awalnya korban berangkat dari rumah bekerja sebagai buruh bongkar muat Semen di PT NUSA BAWEAN 2 bersama 16 orang teman kerja. Dia bekerja mulai pukul 07.00-11.00 WIB, kemudian pukul 13.00 WIB di mulai berkerja lagi.

Baca Juga :   Penjualan BBM Subsidi Meningkat 30%

Ternyata pada pukul 15.00 WIB, korban merasakan sakit nyeri di bagian dada sebelah kiri menjalar ke bagian gigi. Sekitar pukul 14.45 WIB korban minta dipijit oleh temannya Darus (40) asal Desa Cingklung, Kecamatan Tambakboyo.

Selang beberapa menit korban jatuh pingsan dan ditolong oleh temannya. Setelah itu korban di bawa ke Puskesmas Tambakboyo. Ternyata setelah diperiksa oleh petugas Puskesmas korban sudah meninggal dunia.

“Ada lima saksi yang mengetahui kematian itu,” terangnya.

Barang bukti yang dibawa polisi meliputi, sebuah kaos lengan pendek warna putih. Satu buah celana pendek kolor warna hitam, sebuah celana dalam warna krem.

Pasca diidentifikasi, keluarga korban diminta langsung menuju lokasi pelabuhan. Sekaligus memintakan visum et repertum jenazah.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *