Gempa Bumi di Lamongan Tak Potensi Tsunami

Titik merah lamongan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Lamongan – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memastikan, gempa bumi tektonik yang terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tidak berpotensi bencana Tsunami. Getaran yang terjadi pukul 19:28:58 WIB ini, berkekuatan M=4.2 dengan pusat pada koordinat 6.82 LS dan 112.48 BT, tepatnya di laut pada jarak 35 km Timur Laut Lamongan.

“Gempa tektonik ini kedalamannya hanya 5 Km dan tidak memicu Tsunami,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Yogyakarta, I Nyoman Sukanta, dalam keterangan resminya yang diterima suarabanyuurip.com, Minggu (23/7/2017).

Peta tingkat guncangan shakemap BMKG menunjukkan, dampak gempa bumi menimbulkan guncangan pada II Skala Intensitas Gempa bumi (SIG) BMKG atau II-III MMI di Tuban, Lamongan dan Gresik, Jawa Timur.

Sesuai laporan yang diterima Stasiun Geofisika Yogyakarta, di daerah tersebut guncangan gempa bumi dirasakan oleh beberapa orang. Bahkan sampai sekarang belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak gempa bumi.

Ditinjau berdasarkan hiposenternya, gempa bumi kali ini merupakan gempa bumi dangkal. Akibat aktivitas sesar lokal yang terdapat di wilayah Lamongan. Sampai analisa ini dibuat, tercatat satu gempa bumi susulan terjadi dan  tidak dirasakan.

Baca Juga :   Dana BLSM untuk Kebutuhan Konsumtif

“Kepada warga di Lamongan dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang,” pinta Nyoman Sukanta.

Salah seorang warga Brondong, Lamongan, Muji Habibi, mengaku, merasakan getaran cukup kuat setelah adzan Isya. Dia berharap wilayah Lamongan dan sekitarnya aman dan terhindar dari bencana.

“Terasa di wilayah Brondong gempanya, Mas,” singkatnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *