SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Suasana wisata Pasir Putih Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendadak gempar setelah ditemukan bayi dalam keadaan meninggal sekitar pukul 16:15 WIB. Bayi yang diketahui berumur tiga hari itu, diduga hasil hubungan gelap oleh Pasangan Bukan Suami Istri (Pasutri).
“Bayi yang ditemukan berjenis kelamin perempuan,” ujar petugas jaga wisata pasir putih Remen, Lasiran, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (23/7/2017).
Bayi yang masih suci itu tergeletak di wisata pasir putih, atau jaraknya kurang lebih 5 meter dari bibir pantai Desa Remen. Saat ditemukan posisinya tengkurap dengan tali pusar yang belum dipotong. Ciri lainnya bayi tersebut panjangnya sekira 42 centimeter.
Setelah menemukan bayi sekitar proyek Kilang Tuban, saksi mata langsung menghubungi Mapolsek setempat. Tak lama tim patroli tiba di lokasi, dan mengidentifikasinya.
Kapolsek Jenu, AKP Yani Susilo, membenarkan penemuan bayi perempuan tersebut. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan siapa orang tua bayi tersebut.
“Kami akan berupaya menemukan orang tuanya,” janjinya.
Siapapun orang tua bayi tersebut tentu sudah kehilangan akal sehat. Bayi malang itu kini langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.
Selain petugas jaga, ada dua saksi yang mengetahui bayi itu yakni Kislah (55), dan Sunsiyati (22). Keduanya juga warga asli Desa Remen. (Aim)