SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Bazar buku murah di Pendopo Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, sepi peminat. Rendahnya animo masyarakat untuk datang dan membeli buku diduga karena momentnya yang kurang tepat.
“Mungkin bertepatan dengan Minggu awal masuk sekolah sehingga bazar bukunya sepi,” kata penjaga stand bazar, Wahyu Hendro, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (25/7/2017).
Bazar buku yang menawarkan buku bacaan murah dari 9 penerbit Jogyakarta ini berlangsung dari tanggal 19-28 Juli 2017. Dibidiknya Kelurahan Babat sebagai tempat bazar karena minat baca masyarakat yang tinggi.
“Parameternya saat awal buka bazar di Kelurahan Babat pada bulan Januari 2017 lalu, pengunjungnya cukup banyak sehingga kami kembali lagi kesini,” terang Wahyu Hendro. Pengunjung yang datang sebagian besar dari pelajar dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari perkantoran di wilayah Kecamatan Babat.
Karena pengunjung sepi beberapa event untuk memeriahkan bazar terpaksa ditiadakan seperti lomba menggambar untuk anak dan kegiatan lainnnya.
Bazar buku yang bertujuan menumbuhkan minat baca masyarakat di Indonesia itu menjual ribuan judul buku dari novel, buku agama, pengetahuan umum, biografi hingga novel sejarah. Harga jual buku relatif lebih murah dibandingkan dengan harga buku di toko buku lainnnya.
“Pilihan bukunya cukup variatif. Harganya juga lebih terjangkau,” ucap salah satu pengunjung, Sertu Didik Prasetyo dari anggota Koramil Babat.(tok)