SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Tepat di hari Sabtu 29 Juli 2017, Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 27 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Sebagai wujud pengawasan dan pengendalian keamanan, bupati bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melaksanakan kegiatan monitoring di desa-desa, Sabtu siang.
Wakil Bupati Arief Rohman, usai monitoring mengatakan, bahwa secara umum Pilkades berjalan lancar dan antusias masyarakat untuk mengikuti pemungutan suara cukup tinggi.
“Ini adalah pesta demokrasi yang dilaksanakan di tingkat desa, dan alhamdulilah berdasarkan pemantauan berjalan dengan tertib. Partisipasi penduduk untuk ikut memilih juga bagus. Ini menandakan bahwa kedewasaan dalam berdemokrasi masyarakat kita perlu diapresiasi,†ujar Arief Rohman.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan adanya gangguan keamanan di lokasi Pilkades. Hasil Pilkades juga belum bisa dipastikan semuanya karena proses penghitungan masih berlangsung di 27 desa.
Adapun ke 27 desa yang melaksanakan Pilkades di Kecamatan Banjarejo yakni Desa Buluroto, Desa Wonosemi, Desa Jatiklampok dan Desa Balongsari. Kecamatan Tunjungan ada Desa Sitirejo dan Desa Tamvahrejo.
Lalu Kecamatan Ngawen ada tiga desa yang akan melaksanakan Pilkades yakni Srigading, Bradag, Sumberejo. Kecamatan Japah juga ada tiga desa yakni Japah sendiri, Gaplokan dan Krocok. Kemudian Kecamatan Todanan ada tiga desa juga yakni Sendang, Kacangan dan Kembang.
Kemudian Kecamatan Jepon ada Desa Gersi dan Desa Brumbung, Kecamatan Bogorejo hanya satu desa yakni Prantaan. Sementara itu Kecamatan Jiken ada Desa Singonegoro dan Desa Genjahan. Kecamatan Sambong satu desa di Brabowan dan Kecamatan Cepu juga satu desa di Jipang.
Adapun Kecamatan Randublatung ada dua desa di Bekutuk dan Gembyungan. Kradenan ada dua desa di Nglebak dan Nginggil, serta terakhir satu desa di Kecamatan Jati yakni Desa Kepoh. (ams)