Sebagian Penerangan di Distrik Kawengan Padam

Karyawan nyalakan lilin lokasi kawengan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Sudah empat hari terakhir sebagian penerangan di Distrik Kawengan di Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang dikelola Kerja Sama Operasional (KSO) Pertamina – PT Geo Cepu Indonesia (GCI) padam. Diduga perusahaan minyak dan gas bumi tersebut terkendala pembelian Solar sebagai sumber energi penerangan.

“Pihak GCI kabarnya ndak kuat beli Solar, Mas,” ujar salah satu pekerja asal Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Jasmani, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Sabtu (29/7/2017).

Seingatnya padamnya penerangan di lokasi pemboran minyak mentah di perbatasan Kabupaten Tuban-Bojonegoro itu sejak hari Rabu (26/7) kemarin. Saat ini penerangan yang berfungsi hanya di akses jalan.

Sedangkan di sebagian lokasi masih menyala, karena menggunakan gas alam dan sebuah genset. Praktis kondisi ini, membuat pekerja yang bagian malam harus menyalakan lilin sebagai penerangan darurat.

“Teman-teman pekerja berharap kondisi dapat kembali normal,” terang pekerja bagian pagi tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, Humas KSO Pertamina-PT GCI, Yenni Hartatik, belum berkenan memberikan penjelasan terkait padamnya penerangan di sebagian wilayah operasinya. Pesan singkat yang dikirimkan sejak Jumat (28/7) pukul 21:15 WIB hanya dibaca.

Baca Juga :   Lacak Pemilik BBM Ilegal

Panggilan yang dilakukan suarabanyuurip.com, hari Sabtu (29/7) sekitar pukul 10:27 WIB juga tidak diangkat. Hanya terdengar nada sambung aktif. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *