Jadwalkan Moving Rig Tapen Dua Bulan Lagi

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Cepu Field menjadwalkan kegiatan moving (pengangkutan) rig ke Lapangan Migas Tapen, Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dua bulan lagi. Keputusan ini karena rig sudah bergerak ke Lapangan Migas Banyuasin (BNA) PO2 di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

“Moving Tapen masih lama kurang lebih 1-2 bulan lagi,” ujar Field Manager Peetamina EP Asset 4 Cepu Field, Heru Irianto, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Kamis (3/8/2017).

Praktis dengan adanya rig di Sumur Banyuasin saat ini, Heru bakal mengoptimalisasi lifting yang telah ditentukan. Mengingat anak perusahaan plat merah ini juga mengejar target produksi.

Pasca silarurahim ke tokoh masyarakat di Kecamatan Bangilan, dia menjelaskan pada intinya masyarakat di sana tidak pernah menolak kegiatan pengeboran yang menjadi kepentingan negara. Masyarakat hanya ingin berkomunikasi dan mengetahui rencana yang akan dilakukan di desanya.

“Alhamdulillah tokoh masyarakat juga telah menerima kunjungan kami,” terangnya.

Baca Juga :   Jalan Menuju J-TB Diblokir Warga

Salah satu tokoh masyarakat Bangilan, Mujoko Sahid, membenarkan kunjungan tersebut terkait permintaan maaf dari pihak manajemen PT Pertamina EP Asset 4 atas banyaknya diskomunikasi dengan adat selama ini.

Berawal dari kejadian ini mereka berharap menjadi hikmah bersama untuk sungguh-sungguh dijadikan sebuah pembelajaran. Hal ini sesuai prinsip, di mana kaki berpijak di situ sudah semestinya langit dijunjung.

“Ibaratnya begitu sulitnya membangun sebuah rumah tapi hanya butuh satu hari merobohkannya,” jelas pria yang akrab Kang Sahid ini.

Mundurnya jadwal moving ini juga dibarengi belum rampungnya dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UPL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL) pengembangan sumur Tapen-03.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Tuban, Sunarko, membenarkan sekarang Pertamina EP Asset 4 Cepu Field masih proses melengkapi dokumen UPL dan UKL.

“Izin lingkungan pengembangan sumur Tapen-03 masih dalam proses dan revisi dokumen UKL dan UPL,” ungkapnya.

Pada pertengahan bulan Juli lalu, Pertamina EP Asset 4 juga telah menyosialisasikan rencana perawatan Sumur Tapen-03 kepada masyarakat Desa Sidoharjo, Senori. Perawatan ini tujuannya, untuk menjaga tingkat produksi minyak Nasional.

Baca Juga :   IDFoS Indonesia Bersama SKK Migas dan Pertamina EP Cepu Launching Buku BUMDes

Perlu diketahui, produksi di Lapanhan Tapen masih mengandalkan dari Sumur Tapen-01 sebesar 90 barrel oil pee day (bopd). Target penambahan produksi dari Tapen-02 belum berhasil, karena pada medio 2016 lalu cadangan hidrokarbonnya hilang.

Pada lokasi yang sama, juga direncanakan pemboran dua sumur infill drilling Tapen-04 dan Tapen-05. Masing-masing sumur sisipan ini ditarget menghasilkan minyak 150 barrel minyak per hari (BMPH). (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *