EMCL Jalankan Program PERMATA Bersama LPM Indonesia

EMCL dan PERMATA

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Indonesia melakukan Program Pemberdayaan Perempuan Kepala Rumah Tangga atau yang lebih dikenal dengan Program PERMATA.

Kegiatan tersebut di laksanakan di Desa Leran dan Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur, yang merupakan desa ring 1 Lapangan Kedungkeris, Blok Cepu, Rabu (9/8/2017).

Kepala Desa Leran, Mutabi’in,  menyambut positif program PERMATA ini. Karena, jumlah perempuan yang menjadi kepala rumah tangga atau biasa disebut janda di Desa Leran sangat banyak sekali.

“Sehingga sangat cocok sekali program ini dilaksanakan di Leran” imbuhnya.

Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), Imam Cahyono, mengatakan, program ini nantinya agar diarahkan pada program penumbuhan usaha produktif seperti home industri.

“Ini program sangat bagus, program yang bersinergi antara pemerintah, perusahaan, NGO. Kami sangat mendukung sekali program program pemberdayaan dalam upaya mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera semacam Program PERMATA ini,” tukasnya.

Baca Juga :   Penjual Soto Ayam dan Wingko Lamongan Makin Cuan Pakai Gas Bumi

Sementara Fatkur Rahman selaku Manager Program LPM Indonesia, menyampaikan, program PERMATA bertujuan melakukan pemberdayaan kepada perempuan yang menjadi kepala rumah tangga atau yang biasa disebut janda.

Pemberdayaan yang dimaksud adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan bantuan sarana prasarana penunjang usaha sehingga bisa berdaya secara ekonomi dan sosial.

Secara ekonomi diharapkan melalui program ini pendapatan mereka akan meningkat. Secara sosial diharapkan para janda yang selama ini dikucilkan dan kurang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan ditingkat desa kedepanya dapat aktif dalam proses proses musyawarah desa.

“Sehingga aspirasi dan masalah yang dihadapi dapat ditampung dalam program pembangunan desa,” pungkasnya.

Perwakilan EMCL, Beta Wicaksono, menyampaikan, bahwa perempuan merupakan elemen masyarakat yang sangat penting. Namun peran perempuan belum sepenuhnya diperhatikan. Berangkat dari kepedulian terhadap perempuan ini, EMCL melaksanakan berbagai program yang mengangkat derajat perempuan. Selain itu, melalui Program PERMATA, Beta juga berharap agar perempuan bisa memiliki peran sosial yang penting dalam pengambilan keputusan di masyarakat.

Baca Juga :   Perajin Keramik Blora Dapat Kucuran Rp320 Juta

“Dan tentunya, dengan kemandiriannya, perempuan bisa menjadi pilar penopang pertumbuhan ekonomi di wilayahnya,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *