SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Menyusul berhasilnya pengeboran eksplorasi di Blok Randugunting oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting di wilayah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, peluang Kabupaten Blora untuk terlibat dalam Penyertaan Modal (Participatin Interest/PI) terbuka lebar.
“Ada dua pilihan, bisa menggunakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sudah ada atau mendirikan BUMD yang baru,” kata Djati Walujastono, Â kepala Bidang Fisik dan Prasrasarana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), kepada suarabanyuurip.com, Kamis (10/8/2017).
Untuk diketahui, Setelah melakukan 4 kali pengeboran eksplorasi di wilayah Kabupaten Blora saat ini PHE Randugunting berhasil menemukan cadangan gas di wilayah Kabupaten Rembang untuk kali ke-5 melakukan pengeboran di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Blok Randugunting.
Dalam kurun waktu 2007 sampai tahun 2015, PHE Randugunting telah melakukan pengeboran eksplorasi sebanyak 4 sumur di Kabupaten Blora, yaitu Djapah Gede (DPG-1), Cempaka Emas (CPE-1)Â dan Kenagarejo (KGR-1) dengan status Dry Hole, dan sumur Wonopotro (WON-1) dengan status Uneconomic Discovery.
Untuk kali ke 5 ini, PHE Randugunting melakukan pengeboran pada Sumur Eksplorasi Randugunting (RGT-2) di Desa Krikilan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang.
Terkait langkah untuk melakukan produksi, PHE Randugunting masih melakukan pembahasan dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
“Masih dalam pembahasan bersama PHE dan SKK Migas, Mas,” kata M Fatah Yasin, Humas SKK Migas Jabanusa.(ams)