SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berharap insfratruktur jalan menuju sumur tua di Kecamatan Kedewan diperbaiki. Karena kondisi jalan disana belum beraspal, dan masih makadam atau berbatu yang sudah tidak merata.
“Terlebih akan dijadikan wisata berbasis migas,” kata Ketua Komisi D, M. Fauzan, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (11/8/2017) kemarin.
Dari hasil koordinasi beberapa waktu lalu, pemilik wilayah pertambangan (WKP) sumur tua, Pertamina EP Asset IV telah menyanggupi untuk melakukan perbaikan. Karena, kondisi jalan menuju akses sumur minyak tradisional tersebut masih belum beraspal.
“Banyak yang masih berbatu dan tidak rata. Sayang sekali kalau tidak diperbaiki,” imbuhnya.
Perbaikan jalan tersebut diakui bukan sepenuhnya tanggung jawab Pertamina EP Asset IV saja, melainkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Hanya saja, karena kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tengah terpuruk, jalan akses sumur tua belum menjadi prioritas pembangunan.
“Kita prioritaskan dulu yang lain, karena masih ada Pertamina EP kalau bisa dibantu dulu,” tukasnya.
Menanggapi hal tersebut, Government & Public Relation Assistant Manager PT Pertamina EP Asset IV, Pandjie Galih Anoraga, menyampaikan, terkait infrastruktur jalan menuju lokasi sumur tua secara berkala dilakukan perawatan.
“Kita lakukan perawatan secara berkala,” ujarnya singkat.(rien)