SuaraBanyuurip.com -Â d suko nugroho
Bojonegoro – Sebanyak 211 regu gerak jalan putra – putri tingkat SMP/SMA/SMK hingga perguruan tinggi mengikuti gerak jalan 17 Kilo Meter (KM) Bojonegoro – Dander dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 72 dimulai, Sabtu (12/8/2017).
Gerak jalan ini diberangkatkan oleh Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Bojonegoro, Djoko Lukito, di dampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Amir Syahid, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Sahari, Muspika Kecamatan Dander, dan Kepala Desa Sumberarum.
Jika tahun sebelumnya gerak jalan mengambil start Taman Tirta Wana Dander, tahun ini dipusatkaan di Lapangan Desa Sumberarum.
Gerak jalan ini menyedot perhatian ribuan masyarakat. Mereka berjubel dan rela berpanas-panasan di sepanjang jalan yang menjadi rute gerak jalan. Yakni start Lapangan Desa Sumberarum ke arah timur sampai pertigaan Desa Kunci ke kiri melalui Desa Jatiblimbing, Desa Ngraseh, Desa Mojoranu, Desa Bangilan, Desa Sembung.
Kemudian pertigaan Rondokuning Desa Pacul ke kiri lewat depan Masjid Desa Pacul ke kanan, Jalan Panglima Polim, Jalan Dr Sutomo, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Teuku Umar, Jalan Kartini, Jalan Imam Bonjol dan finish depan Kantor Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, Jalan Mastumapel.
“Pesertanya cantik-cantik dan tampan-tampan. Baju seragamnya juga bagus-bagus,” kata Endah, Warga Desa Bendo, Kecamatan Kapas, yang membawa serta keluarganya melihat gerak jalan.
Dialihkannya start dan rute gerak jalan ini untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas. Karena saat ini Jalan Provinsi Bojonegoro – Nganjuk tepatnya mulai Desa Pacul hingga Ngumpakdalem sedang dilakukan perbaikan untuk pelebaran.
Asisten 1 Djoko Lukito menghimbau kepada para peserta untuk menjaga ketertiban selama melaksanakan kegiatan gerak jalan 17 KM.
“Rute gerak jalan tahun dialihkan untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas karena ada pelebaran di ruas jalan Bojonegoro – Nganjuk,” jelas Djoko.
Plt Kepala Dispora Bojonegoro, Sahari, menjelaskan, ada beberapa kriteria penilaian dalam lomba gerak jalan ini. Di antaranya kekompakan, kerapian, keindahan, yel-yel dan tepat waktu.
“Tim juri kita sebar di sejumlah titik untuk melakukan penilaian,” pungkas Sahari.(suko)