SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Beberapa hari terakhir traffic lihgt yang berada di perempatan Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang mengarah Lapangan Migas Mudi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko mati. Soal perawatan rambu, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) justru saling tuding.
“Perawatannya wewenangnya Dishub pastinya karena masuk ranah publik,” ujar Field Admin Superintendent (FAS) JOB P-PEJ, Akbar Pradima, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Senin (14/8/2017).
Memgantisipasi terjadinya laka, Akbar telah meminta bantuan flag man warga lokal untuk mengatur keluar masuk alat berat dan truk tangki dan lainnya. Upaya ini akan dilakukan berkala, sampai adanya perbaikan rambu.
Pernyataan Akbar soal traffic lihgt padam, langsung ditepis Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban, Muji Slamet. Mantan Camat Soko ini menegaskan, apabila rambu rusak yang bertugas memperbaiki adalah JOB P-PEJ.
“Diperbaiki JOB P-PEJ tapi kami ikut perbaikan,” terang Muji.
Menyikapi kondisi ini, Dishub bakal secepatnya melakukan koordinasi kembali dengan JOB P-PEJ. Langkah cepat ini untuk mengindari laka, maupun senggolan motor dengan penyeberang jalan.
Sebagai pengayom publik, Kapolsek Rengel, AKP Musa Bakhtiar, setiap pagi langsung menugaskan anggotanya untuk bersiaga di perempatan Jalan Provinsi yang menghubungkan Tuban-Bojonegoro. Tindakan ini merupakan salah satu upaya mengurangi laka di wilayah setempat.
“Kalau pagi banyak anak sekolah dan waktu berangkat kerja,” pungkas pria humanis itu. (Aim)