Minta PT BBS Mampu Sumbang PAD Bojonegoro

Sukur Prianto DPR

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) bisa menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD) setelah mengelola sumur tua.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Prianto, mengatakan, jangan sampai PT BBS merugi dalam pengelolaan sumur. Managemen harus bisa mengatur keuangan dengan baik, sehingga mampu menyumbangkan PAD meski belum ditentukan besaran nominalnya.

“BBS ini kan tidak pakai modal, tapi bukan berarti tidak bisa menyumbang PAD,” tegas Politisi asal Partai Demokrat ini.

Pihaknya mengaku, akan mengawal dan mengawasi kinerja PT BBS di sumur tua. Karena, selama ini selain sumur tua, rencana kerja BBS semua masih dalam proses. Diantaranya pembangunan kilang minyak, pengelolaan Partisipating Interest (PI) Blok Tuban, mengelola Lapangan Sukowati, maupun rencana bisnis lainnya.

“Kita dukung PT BBS mengelola sumur tua, karena memang sebelumnya kondisi disana sangat carut marut. Baik kesejahteraan penambang, kerusakan lingkungan dan lain sebagainya,” tukasnya.

Baca Juga :   BBS Segera Survei Sumur Tua

Seperti diketahui, PT BBS menandatangani kontrak perjanjian mengelola sumur tua dengan Pertamina EP Asset IV Field  Cepu pada 16 Agustus 2017 lalu. Pertamina EP memberikan target kepada PT BBS untuk menyetor minyak mentah sebesar 500 barel per hari (bph) dari jumlah sumur yang mencapai 500 lebih.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *