PEPC Tak Koordinasikan Proyek JTB dengan Kecamatan

camat purwosari

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) berkoordinasi terkait pekerjaan di Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB). Karena ada sebagian pekerjaan yang sedang dilakukan berada di wilayahnya.

“Dari awal kegiatan sampai ada pekerjaan sekarang ini mereka tidak pernah koordinasi dengan kita,” kata Camat Purwosari, Bayudono kepada suarabanyuurip.com di Hotel Bonero, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Senin (28/8/2017).

Selama ini banyak kepala desa di wilayah Purwosari yang menanyakan perkembangan proyek di J-TB. Namun dirinya tidak dapat memberikan penjelasan karena tidak pernah mendapat laporan terkait proyek tersebut.

“Setiap kali ditanya kepala desa saya tidak bisa menjawab. Karena selama ini mereka jarang sekali berkomunikasi dengan kami atau pemerintah desa,” jelas Bayudono.

Pria asal Kecamatan Dander ini menyayangkan sikap tersebut. Menurut dia hal ini bisa menimbulkan keributan antar desa. Terlebih terkait perekrutan tenaga kerja atau keterlibatan kontraktor lokal.

Bayudono mengaku beberapa waktu lalu pihaknya sudah mengusulkan agar PEPC  terbuka dengan kecamatan atau desa. Sehingga bisa mengkondisikan seluruh kepala desa ring 1 untuk berbagi peluang pekerjaan untuk warganya atau peluang usaha.

Baca Juga :   Tahun 2022, Kuota LPG 3 Kg Bojonegoro Diprediksi Turun 7 Persen

“Kan yang tau kebutuhan naker itu kadesnya, bisa diteruskan kepada warga,” tandasnya.

Sementara itu, Public Government Affair and Relations PEPC, Kunadi, belum memberikan tanggapannya terkait hal ini. Pesan pendek yang dikirimkan suarabanyuurip.com belum mendapat balasan.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *