SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Buruh Migas di lingkungan Kontrak Kerja Sama Operasi  (KSO) Pertamina Eksplorasi Produksi (PEP) – PT Geo Cepu Indonesia (GCI) atau dikenal dengan KSO PEP-GCI, menegaskan tetap melaksanakan mogok kerja pada tanggal (5/9/2017) mendatang. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu, Agung Pudjo Sulilo, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (2/9/2017).
Penegasan tersebut menyusul belum adanya titik temu antara pihak buruh dengan Vendor KSO PEP-GCI, PT Caraka Perdana Megah (CPM). Meski sudah diadakan mediasi oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Blora, pada tanggal 31Agustus 2017. Pasalnya dari CPM tidak hadir dalam mediasi yang dilaksanakan di Kantor disperinker.
“Mogok tetap berlanjut, urusan hak harus terselesaikan. Tata kerja yang sudah disepakatipun juga harus jalan,” tegas Pudjo.
Menurutnya, bukan hanya dari CPM saja yang belum menyelesaikan hak buruh, vendor lain seperti PT NBW juga belum menyelesaiakan.
“Tanggung jawab memang Caraka (CPM) dalam hal ini. NBW juga terkait THR dan hak pesangon driver belum selesai,” terangnya.
Dia menyebutkan, berita acara mediasi tersebut dibuat untuk dikirim kepada PT CPM, business partnership Pertamina, serta GCI. “Undangan ulang juga akan dikirim oleh Disperinaker pada hari Senin pekan depan,” katanya.
Untuk diketahui, berita acara telah ditandatangani oleh mediator dari Disperinaker Blora.
Sementara, Zukhri, Kabid Hubungan Industrial Disperinaker Blora, selaku mediator, belum memberikan keterangan.(ams)