SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Ada dua toko yang menjadi sasaran amuk api dalam kebakaran di Pasar Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Keterangan dari saksi mata, Sukono, asap bermula dari toko snack dan rokok milik Samonah (50) yang sudah tutup.
“Saat itu sudah tutup ada kepulan asap dari dalam toko,” ujar Camat Tambakboyo, Didik Purwanto yang berada di lokasi kepada suarabanyuurip.com, Senin (4/9/2017).
Sekitar pukul 13.00 WIB, bersama warga sekitar saksi langsung berusaha mendobrak pintu toko. Berhasil membuka toko si Jago Merah sudah membesar, dan merembet ke toko sebelahnya milik Suki (60) yang menjual barang klontongan.
Beruntung sebagian barang milik Suki yang ada di toko masih dapat diselamatkan. Sedangkan untuk barang dagangan milik Samonah sudah ludes tak tersisa.
Menerima laporan kebakaran, perangkat desa langsung menghubungi Pemerintah Kecamatan Tambakboyo, Polsek, kemudian di lanjutkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.
“Alhamdulillah langsung ada 4 mobil Pemadam Kebakaran (PMK) yang langsung sigap tiba di lokasi,” imbuh pria yang juga menjabat wakil ketua PCNU Tuban.
Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono, bersyukur dalam bencana kebakaran kali ini tidak ada korban jiwa. Dihimbau pula untuk setiap pedagang mengecek tokonya sebelum tutup. Apabila ada benda yang rawan terbakar, sebaiknya di amankan dulu.
“Alhamdulillah tim PMK Semen Indonesia, Semen Holcim, dan dua unit PMK Pemkab Tuban langsung bergerak dan api tidak meluas,” terangnya.
Sementara hasil olah TKP di lapangan, Kapolsek Tambakboyo, AKP Mudjito memprakirakan api berasal dari korek gas di toko Samonah. Korek gas ditempatkan di lokasi yang terkena panas matahari langsung, dan berujung meledak kemudian terbakar.
“Dari dua toko ini merugi sekira Rp90 juta,” jelasnya.(Aim)